Mahasiswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Dampak Teknologi Digital
digtara.com - Mahasiswa Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba di Sumba Timur diingatkan tentang dampak teknologi digital.
Baca Juga:
Peringatan ini disampaikan Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma ketika memberikan kuliah umum di Unkriswina Sumba, Rabu (15/11/2023).
Kapolda NTT menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak positif dan negatif penggunaan teknologi digital.
Dalam pertemuan di halaman kampus Unkriswina Sumba, Kapolda NTT berbicara kepada rektor, pembantu rektor, dosen, dan mahasiswa Unkriswina Sumba.
Kapolda mengajak para mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan teknologi digital dan aktif menghadapi tantangan zaman.
Kapolda NTT menyampaikan pandangannya tentang bagaimana teknologi dapat mengubah kehidupan sehari-hari.
"Saya tekankan tentang pentingnya kewaspadaan terhadap dampak positif dan negatif penggunaan teknologi digital saat ini," ujar Kapolda NTT.
Dalam sesi tanya jawab, Kapolda NTT memberikan kesempatan kepada mahasiswa Unkriswina Sumba untuk berpartisipasi, termasuk dalam berbahasa Inggris.
Bagi mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaan dan mahir berbahasa Inggris, Kapolda menyediakan bonus atau hadiah, seperti handphone, pembuatan SIM C gratis, dan helm.
Rektor Unkriswina Sumba, Dr. Maklon F Killa, SE MSi, menyampaikan apresiasi atas kuliah umum Kapolda NTT.
Maklon menilai bahwa kuliah tersebut memberikan informasi berharga tentang cara menghadapi tantangan zaman di era digital, termasuk penindakan kejahatan cyber crime.
Rektor juga menyinggung tentang Pemilu 2024 dan mengingatkan agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi.
"Kuliah umum ini adalah momen penting bagi kita semua. Semoga ilmu yang didapatkan dapat menjadi pelajaran yang baik bagi kita," harapnya.
Menjaga Marwah Mahasiswa: PKC PMII DKI Jakarta Soroti Pentingnya Adab dalam Demokrasi
Tiga Mahasiswa di Kupang Diamankan Polisi Pasca Aniaya Rekannya
Dosen dan Mahasiswa Undana Dilarang Bertemu di Rumah
Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran
Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan