Kamis, 12 Maret 2026

Polisi Beri Bantuan Trauma Healing bagi Korban Pencabulan Tiga Pria di Lembata

Imanuel Lodja - Kamis, 26 Oktober 2023 20:41 WIB
Polisi Beri Bantuan Trauma Healing bagi Korban Pencabulan Tiga Pria di Lembata
Polisi Beri Bantuan Trauma Healing bagi Korban Pencabulan Tiga Pria di Lembata

Ketiganya juga sering melakukan aksi premanisme dengan melakukan aksi palak dan penganiayaan terhadap warga yang tidak memenuhi permintaan mereka.

Baca Juga:

Goris berperan sebagai polisi yang menangkap korban kemudian menakuti korban serta mengancam korban, meminta uang dan menyetubuhi korban.

Polisi menangkap para pelaku di dekat bandara Wunopito Lewoleba Kabupaten Lembata saat melakukan aksi yang sama pada Senin malam.

Kasus persetubuhan anak terjadi pada Senin (16/10/2023) malam sekitar pukul 20.30 wita di belakang Bandara Wunopito tepatnya di salah satu pondok di dekat tanah garam Lamahora Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.

Senin (16/10/2023), sekitar pukul 20.00 wita, biasanya para tersangka pergi ke pantai dibawah bandara untuk mencari korban yang sedang pacaran untuk ditakuti dan selanjutnya bisa disetubuhi.

Di pantai ujung bandara dekat tower, Lion duduk di semak-semak dan Goris bersembunyi yang tidak bisa dilihat orang.

Selang beberapa saat datang korban RSA (13) dan pacarnya, GY (14). Keduanya duduk-duduk di dekat bandara Wunopito.

Goris keluar dari semak-semak dan menyenter korban dan GY. Ia mulai menakuti mereka.

Lion pun datang menghampiri Goris dan Wai. Mereka menyuruh korban dan rekannya GY naik ke atas jalan dituntun para pelaku.

Goris mengancam GY agar mengurus damai atau dilaporkan ke polisi.

Sementara Lion berpura-pura menelpon polisi. Padahal Lion menelepon rekannya bernama Om No. Om No pun meminta Lion menahan korban dan rekannya.

GY yang takut meminta agar diurus secara damai. Goris meminta uang Rp 4 juta dan menyuruh GY pergi mencari uang.

Lion menarik korban. Karena takut maka korban pun pasrah. Lion menarik korban ke lokasi yang ada pondok yang biasa dipakai para tersangka untuk menyetubuhi para korban lain.

Lion dan korban sempat dua kali memanjat pagar bandara diikuti Goris dan Wai.

Dalam perjalanan, Lion mengancam jika pacar korban (GY) tidak membawa uang Rp 4 juta maka korban dipaksa harus melayani Lion cs.

Korban yang ketakutan hanya bisa menangis sambil memohon agar para pelaku tidak melakukan aksinya tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Terjebak di Perairan Dangkal, Enam Ekor Paus Pilot Diselamatkan dan Empat Ekor Mati

Terjebak di Perairan Dangkal, Enam Ekor Paus Pilot Diselamatkan dan Empat Ekor Mati

Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur

Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Terdampar di Perairan Rote Ndao, Segerombolan Ikan Paus Pilot Diselamatkan Polisi

Terdampar di Perairan Rote Ndao, Segerombolan Ikan Paus Pilot Diselamatkan Polisi

Pelaku Curanmor di Manggarai-NTT Dibekuk Polisi

Pelaku Curanmor di Manggarai-NTT Dibekuk Polisi

Komentar
Berita Terbaru