Menteri PPPA Ajak Korban Kekerasan Seksual Berani Melapor
digtara.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE MSimengatakan para korban kekerasan seksual harus berani melapor.
Baca Juga:
- LBH APIK-Polda NTT Pimpin Gerakan Bersama Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak
- Terganggu Saat Berdoa, Pria Di Kabupaten TTS Aniaya Tiga Anak Kandungnya Hingga Babak Belur
- Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi; Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji, Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen
Hal ini dikatakan I Gusti Ayu saat berkunjung ke Polda NTT, Kamis (25/5/2023).
Kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini dalam rangka meninjau ruangan PPA Ditreskrimum Polda NTT.
Selain itu kehadiran Menteri PPPA ini guna memantau secara langsung pelaksanaan proses penyidikan yang dilakukan oleh para anggota PPA Ditreskrimum.
Baca: Kapolres Sabu Raijua Diadukan ke Kapolda NTT Terkait Dugaan Penyimpangan Penanganan Perkara Anak
Kapolda NTT mendampingi Menteri PPPA mengunjungi ruangan PPA Ditreskrimum Polda NTT.
Di ruangan konseling Renakta, Menteri PPPA menyampaikan bahwa para korban harus berani melapor karena sudah ada ruangan khusus dan petugas yang tepat untuk memberikan penanganan dan perlindungan yang baik bagi korban.
“Dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) tidak ada lagi ruang bagi pelaku kekerasan seksual lolos dari hukum, tidak bisa restoratif semua harus diselesaikan di pengadilan,” ujarnya.
UU TPKS ini juga memastikan keterangan saksi dan korban disertai satu alat bukti sudah cukup menjebloskan pelaku ke penjara.
“UU TPKS sudah berlaku tanggal 9 Mei tahun 2022 ini wujud negara hadir untuk melindungi hak para korban untuk itu jangan takut untuk melapor,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama Kapolda NTT dan Menteri PPPA dengan seluruh anggota PPA Ditreskrimum Polda NTT.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Menteri PPPA Ajak Korban Kekerasan Seksual Berani Melapor
LBH APIK-Polda NTT Pimpin Gerakan Bersama Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak
Terganggu Saat Berdoa, Pria Di Kabupaten TTS Aniaya Tiga Anak Kandungnya Hingga Babak Belur
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi; Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji, Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen
Polda NTT Kini Punya Direktorat PPA dan PPO, Kapolri Tunjuk Polwan Senior Jadi Direktur
Tersangka Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan Polresta Kupang Kota ke JPU