Diduga Korsleting Listrik, Rumah Permanen di Desa Purwobinangun Hangus Terbakar
digtara.com – Diduga korsleting listrik, satu unit rumah permanen milik Editiyandan (38) di Jalan Namuterasi, Desa Purwobinangun, Kabupaten Langkat hangus terbakar, Minggu (25/9/22) sekitar pukul 5.30 wib dini hari tadi.
Baca Juga:
Warga yang mengetahui peristiwa tersebut mencoba memberikan pertolongan tuk memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, usaha warga tidak membuahkan hasil. Api semakin besar dan nyaris menghanguskan seisi rumah.
Selang beberapa lama, akhirnya petugas Damkar Binjai turun ke lokasi untuk memadamkan api.
Baca: Terungkap, Begini Cara Oknum Guru SD di Langkat Cabuli Muridnya, Korbannya Banyak
Petugas BPBD Kota Binjai, Surya mengatakan, dari keterangan yang berhasil dihimpun dilapangan, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik di rumah tersebut.
“Menurut keterangan warga setempat, diduga asal api diakibatkan hubungan arus pendek listrik (konsleting),” ujar Surya.
Untuk memadamkan api, lanjut Surya, tim BPBD Binjai mengerahkan 3 unit mobil Damkar ke lokasi kejadian.
“Kedatangan kita ke lokasi setelah BPBD menerima pengaduan dari Call Center kalau ada peristiwa kebakaran. Kemudian tim menuju lokasi untuk memadamkan api,” bebernya.
Setelah hampir satu jam berjibaku, akhirnya tim Damkar BPBD Kota Binjai berhasil memadamkan api.
“Hampir satu jam api berhasil kita jinakan. Beruntung api tidak menjalar ke rumah lainnya,” terang Surya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian, kata Surya, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Permanen di Desa Purwobinangun Hangus Terbakar
Mendagri Resmi Tunjuk Wabup Tiorita Surbakti Sebagai Plt Bupati Langkat
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek
Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK
Bupati Syah Afandin Terus Perjuangkan Bantuan Bagi Korban Banjir yang Tidak Masuk Kriteria