Pick Up Tabrak Pagar Gereja dan Terbalik di Kupang, Begini Kondisi Penumpang
digtara.com – Sebuah mobil pick up nomor polisi DH 8287 CC mengalami kecelakaan tunggal, Rabu (27/10/2021) dinihari sekitar pukul 03.00 wita. Pick up tersebut menabrak pagar Gereja Galed, Jalan Timor Raya, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dan terbalik.
Baca Juga:
Sopir pick up diduga mengantuk sehingga mobil pick up menabrak tembok gereja dan terbalik.
Satu orang penumpang mengalami luka-luka. Sementara sopir dan penumpang lainnya tidak mengalami luka. Pick up pun mengalami kerusakan.
Mobil dikendarai oleh Yeremias Toto (39), warga RT 16/RW 08, Desa Fatukoto, Kecamatan Molo Utara, Kabupaten TTS.
Ada lima warga yang ikut serta dalam mobil pick up masing-masing Welmince Taok (44), warga Desa Fatukoto, Kecamatam Molo Utara, Kabupaten TTS.
Ia mengalami luka di bagian paha sebelah kiri serta mengalami sesak nafas.
Penumpang mobil pick up lain yakni Yanto Natun (42), Yosafat Ebenheiser Sunbanu (48) dan Venia Sunbanu, bocah usia 4 tahun. Mereka dalam kondisi keadaan sehat.
Kecelakaan ini berawal dari mobil pick up yang bergerak dari arah Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang menuju pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Saat tiba di lokasi kejadian tepatnya di depan gereja Galed Kelapa Lima, pengemudi mobil pick up yang dalam keadaan mengatuk hilang kendali.
Mobil pick up pun menabrak pagar gereja Galed Kelapa Lima dan pick up terbalik.
Atas kejadian tersebut korban dilarikan ke RSU SK Lerik Kota Kupang.
“Pengemudi mobil pick up dalam keadaan mengantuk, hilang kendali sehingga terjadi kecelakaan dan pick up menabrak pagar gereja dan terbalik,” ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota, AKP Andry Aryansyah, SIK, Rabu (27/10/2021).
Padahal saat itu kondisi jalan beraspal baik, lurus dan jalan dalam keadaan kering serta arus lalu lintas sepi.
Polisi dari unit Laka Sat Lantas Polres Kupang kota sudah mengamankan barang bukti pick up dan mencari saksi serta mengecek korban ke RSU SK Lerik kota Kupang.
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan