Tertindih Tabung Pemadam Kebakaran, ABK di Kupang Tewas dan Satu Luka-luka
digtara.com – Kecelakaan kerja terjadi di Kota Kupang, NTT. Tertindih Tabung PemadamÂÂ
Baca Juga:
Kecelakaan kerja ini menimpa anak buah kapal yang sedang melakukan aktivitas di pelabuhan bongkar muat Tenau, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, pekan lalu.
Kecelakaan kerja pada Minggu (26/9/2021) ini terjadi di derek kapal sabuk Nusantara 55 yang merupakan kapal tol laut.
Baca: Pompong Terbalik usai Ditabrak Kapal Kargo, Dua Nelayan Kakak Beradik Hilang
Dua korban sekarat setelah tertimpa tabung pemadam kebakaran milik kapal.
Namun akhir pekan lalu, seorang anak buah kapal meninggal dunia setelah dirawat intensif di rumah sakit, sementara seorang lagi masih dirawat intensif karena mengalami luka berat dan masih sekarat.
Baca: Dianggap Peduli Petani-Nelayan, Wagub Musa Terima Penghargaan Lencana Adhi Bakti
Diperoleh informasi kalau saat itu kedua ABK ini jatuh diakibatkan pin segel terlepas.
Pin segel dan tabung pun jatuh menimpa 2 orang ABK sekitar pukul 17.40 wita.
Saat itu sejumlah ABK melakukan kegiatan pengambilan FOAM dari kapal ke dermaga.
Saat derek mengangkat FOAM, tiba-tiba derek jatuh karena pin segel terlepas dan menimpa 2 orang ABK tersebut.
Dua ABK yang tertimpa musibah ini masing-masing Aryadi (46) yang merupakan ABK kapal Sabuk Nusantara 55 dan Mahmud (25) dari CV Nubajaya Marine.
Pasca kejadian ini, 2 orang korban dilarikan ke RS AL Kecamatan Alak, Kota Kupang oleh kru kapal Sabuk Nusantara 55 menggunakan truk Nurul.
Baca: Tolak Suguhan Miras, Pemuda di NTT Dihajar Kerabatnya hingga Babak Belur
Namun Mahmud dari CB Nubajaywa Marine meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari.
Sementara Aryadi masih menjalani perawatan intensif.
Kapolsek Alak, Kompol Tatang Panjaitan yang dikonfirmasi Minggu (3/10/2021) siang belum memberikan respon.
Baca: Pamit Cari Makanan Kambing, Warga NTT Ditemukan Tewas di Kebun
Sementara Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye Jaha, SH mengaku belum mendapat laporan kasus ini.
“Belum ada laporan, saya akan cek atau mungkin ditangani Polda NTT,” tandasnya, Minggu (3/10/2021) petang.
Hal yang sama disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK.
Kapolres berjanji segera mengecek kejadian dan perkembangan penanganannya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Tertindih Tabung Pemadam Kebakaran, Satu ABK Tewas dan Satu Luka-luka
Polda NTT Bantu Pencarian Dua Nelayan Paga yang Hilang di Perairan Sikka
Polresta Kupang Kota-Imigrasi TPI Kupang Bahas Masalah TPPO dan Imigran Gelap
Aniaya Paman Hingga Tewas, Kakak Beradik di Manggarai Barat Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Baling-baling Mesin Perahu Terlepas, Dua Nelayan di Kabupaten Sikka Hilang di Laut
Korban Terakhir Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan Tim SAR Gabungan