Ketua KKPT Taty Aryani Tambunan Bantu Penjual Ayam yang Rumahnya Amblas ke Sungai di Padangsidimpuan

digtara.com – Ketua Komunitas Kaum Perempuan Tabagsel (KKPT),Taty Aryani Tambunan bersama dua puluhan pengurus mengunjungi dan bantu warga yang rumahnya longsor ke sungai di Jalan Panghulu Mara Alam, Wek IV Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga:
Taty Aryani Tambunan yang hadir bersama rombongan pada pukul 13.00 WIB meninjau dan menyerahkan bantuan berupa meterial semen dan sejumlah bantuan materi untuk sedikit memberikan rasa turut berduka atas kejadian yang menimpa keluarga Sakdiah Harahap (50) dan suaminya, Zulkipli Batubara (52) pada dini hari pukul 01.00 WIB.
“Kita hadir untuk menunjukkan rasa persaudaraan sebab apa yang menimpa keluarga itu juga merupakan duka kita semua” Kata Taty Aryani Tambunan.
Taty Aryani Menambahkan, Pihaknya bersama KKPT memberikan sedikit bantuan beruap material semen dan materi seadanya guna meringakan beban atas musibah longsornya rumah tersebut.
“Kita hanya memberikan sedikit rasa kepedulian dan kita berharap agar pihak yang ditimpa musibah bersabar dan kami juga tau sakitnya ditimpa musibah longsor apalagi pada dini hari jelas membuat kita sock” Tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Satu Unit Rumah Penjual Ayam Potong di Kampung Darek Padangsidimpuan Terjun Kesungai di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan pada dini hari pukul 01.00 WIB, Rabu (28/09/2021).
Bagian rumah yang jatuh tersebut paling parah pada bagian dapur dan sebagian rumah sudah retak, beruntung pada kejadian naas tersebut tidak ada korban jiwa, namun seluruh bangunan dapur serta perkakas yang ada di rumah tersebut sudah amblas ke dasar sungai.
Menurut keterangan pemilik rumah rumah Sakdiah Harahap (50), kepada digtara menuturkan pada saat kejadian itu seluruh anggota keluarga berjumlah delapan orang sedang tertidur dan tiba-tiba mendengar suara guntur kuat dua kali yang membuat dirinya dan tetangga seketika kaget mencari asal suara tersebut.
“Jam satu malam itu tiba-tiba muncul suara tentuman kuat sebanyak dua kali dan kami kaget lalu melihat kondiri dari luar ternyata rumah kami bagian belakangnya sudah ambruk,” kata Sakdiah Harahap.

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
