Terlalu! Pandemi dan Terlilit Utang, Pimpinan DPRD Sidimpuan Malah Poya-Poya Pengadaan Mobil Rp 2,1 Miliar
digtara.com – Di tengah sulitnya ekonomi dan banyaknya utang, Pemko Padangsidimpuan malah melakukan pengadaan senilai Rp 2,1 miliar. Pimpinan DPRD Sidimpuan Poya-Poya
Baca Juga:
Uang tersebut dianggarkan untuk pengadaan tiga unit mobil pimpinan DPRD yang tertuang dalam KUA PPAS P-APBD tahun 2021.
Pengadaan mobil pimpinan DPRD ini berbanding terbalik dengan kondisi di Pemko Padangsidimpuan yang tengah dirundung masalah.
Salah satunya adalah intensif nakes tahun 2020 yang belum dibayarkan. Juga, utang obat-obatan Rumah Sakit, utang alat cuci darah hingga Rp 2,8 miliar dan ribuan ASN yang belum menerima TPP pada Juli-Agustus tahun 2021.
Baca: Miris! Pemko Telat Bayar Insentif Nakes, Seluruh ASN di Padangsidimpuan Ikut Meradang
Selain itu, pemerintah pusat juga sudah meminta daerah untuk melakukan penghematan anggaran dan refocusing ke penanganan covid-19.
Untuk tahun ini saja, Pemko Padangsidimpuan sudah belanja mobil senilai Rp 3,1 miliar pada bulan April lalu. Dan pada pembahasan P-APBD bulan September ini juga menggetjot pengadaan mobil pimpinan hingga Rp 2,1 miliar lagi.
Kabag Umum, Sekretariat DPRD Kota Padangsidimpuan, Tobonsyah Pulungan membenarkan adanya pengadaan mobil pada pembahasam P-APBD tahun 2021.
Baca: Ekonomi Sulit, SD di Padangsidimpuan Boleh Tak Pakai Seragam
“Itu benar, saya hanya mencatat permintaan itu. Soal diterima atau tidak itu pihak dewan yang tentukan,” kata Tobonsyah, Selasa (7/9/2021).
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Siwan Siwanto, juga membenarkan adanya pengadaan mobil pimpinan dewan dan tak berani menjawab berapa besaran anggaran.
“Iya, kita lihat nanti saja,” kata Siwan Siswato saat diwawancarai digtara.com.
Polemik pembelian mobil ini mendapat tanggapan beragam, salah satunya, Imam Gozali, anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dari partai PKPI.
Imam menyesalkan sikap mementingkan diri sendiri para pimpinan dewan itu.
“Saya kecewa dengan sikap mereka yang berjuang untuk kepentingan pengadaan mobil pimpinan sendiri. Seolah mereka tidak tau persoalan kota ini sangat kompleks, ini malah mereka sibuk belanja mobil baru bukan sibuk memikirkan membayar TPP ASN atau memikirkan ekonomi rakyat ini,” kata Imam Gozali.
Baca: Hajab! Mesin Cuci Darah di RSU Padangsidimpuan Tak Bisa Dipakai Karena Nunggak Utang 3 Tahun
Imam Gozali mengaskan agar pimpinan dewan memikirkan kembali.
“Kalau memang mau miliki mobil dinas bisa minta mobil yang sudah ada ke sekretariat pemko tanpa harus mobil baru, plat merah juganya itu,” tegasnya.
Terlalu! Pandemi dan Terlilit Utang, Pimpinan DPRD Sidimpuan Malah Poya-Poya Pengadaan Mobil Rp 2,1 Miliar
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur