Jumat, 29 Agustus 2025

Tak Terima Ditegur Karena Curi Kelapa, Warga Kupang Bacok Pemilik Kebun hingga Tewas

Imanuel Lodja - Minggu, 23 Mei 2021 10:17 WIB
Tak Terima Ditegur Karena Curi Kelapa, Warga Kupang Bacok Pemilik Kebun hingga Tewas

digtara.com – Bernat Faot (52), petani yang juga warga RT 21/RW 11, Dusun 6, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang tewas dibacok, Minggu (23/5/2021). Ditegur Karena Curi Kelapa

Baca Juga:

Ia dibacok RAT alias Romelos (49), warga RT 16/RW 08, Dusun 4, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra, SPi MSi dalam penjelasannya, Minggu (23/5/2021) mengakui kalau kejadian ini persis nya terjadi sekitar pukul 17.00 Wita di kampung Oenunu, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

“Telah terjadi kasus pembunuhan di kampung Oenunu Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Kasus ini berawal pada Minggu (23/5/2011) sekitar pukul 15.30 wita.

“Saat itu korban melihat pelaku yang sedang mengambil kelapa milik korban,” ujarnya.

Baca: Viral! Driver GoCar di Medan Ditusuk Gegara Tak Mau Bayar Parkir

Diduga Curi Kelapa, Petani di Kupang Tewas Dibantai Pemilik Kebun

Kemudian, korban menegur pelaku. Akan tetapi pelaku tidak menerima ditegur oleh korban.

Pelaku pun spontan mengambil sebilah parang yang sudah dibawa pada saat datang untuk mengambil kelapa.

Pelaku langsung menyerang korban dengan parang tersebut dan mengenai tubuh bagian kepala belakang dan pelipis kanan secara berulang ulang mengakibatkan korban jatuh.

“Setelah korban terjatuh pelaku langsung melarikan diri,” ujar Kapolsek Kupang Timur.

Pasca menerima laporan polisin polisi mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum setelah sebelumnya dibawa ke RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.

Polisi juga masih mengejar pelaku yang melarikan diri pasca kejadian ini.

Baca: Kronologi Pembunuhan Driver Ojol di Binjai, Korban Ternyata Bukan Sasaran Pertama

“Korban kami bawa dengan ambulans ke Rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dan anggota lain mengejar tersangka,” tandasnya.

Sejumlah saksi seperti Daniel Fanu, Stenlihard Renama (30) dan Jublina Faot, warga RT 17/ RW 09, Dusun IV, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang diperiksa sebagai saksi.

Bernat Faot, tewas merenggang nyawa, Minggu (23/5/2021) petang dibacok dengan parang pada kepala bagian belakang dan leher.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek warna gelap dan baju kaos garis-garis warna cerah.

Pada kepala bagian belakang ditemukan luka menganga.

Korban ditemukan dengan posisi tidur menyamping ke kiri.

Sebagian tubuh korban bagian bawah terutama kaki korban terendam dalam air diantara pohon kelapa dan pohon pinang.

Tak Terima Ditegur Karena Curi Kelapa, Warga Kupang Bacok Pemilik Kebun hingga Tewas

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru