Selasa, 27 Januari 2026

Selamat dari Bencana Seroja, Bayi Ajaib Ini Hidup Sebatang Kara

Imanuel Lodja - Rabu, 05 Mei 2021 00:32 WIB
Selamat dari Bencana Seroja, Bayi Ajaib Ini Hidup Sebatang Kara

digtara.com – Sebulan pasca badai Seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), banyak cerita yang masih membekas.

Baca Juga:

Salah satunya soal balita di Kabupaten Alor yang selamat dari bencana.

Kedua orang tuanya menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor awal April 2021 lalu.

Ia pun harus hidup sebatang kara dan saat ini diasuh oleh kerabatnya.

Senyum bayi JR kembali merekah saat digendong dan dipeluk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, Selasa (4/5/2021) kemarin.

Baca: Lurah di Kupang Dipukul Anggota Dewan Gegara Bantuan Bencana Seroja

JR, bayi berusia 9 bulan ini merupakan korban yang selamat dari bencana banjir bandang yang menyapu kampung Ileba, Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tanggal 4 April 2021 lalu.

Saat ini JR hidup sebatang kara, karena ayah dan ibunya hilang disapu banjir.

Selamat dari Bencana Seroja, Bayi Ajaib Ini Hidup Sebatang Kara
digtara.com/imanuel lodja

Walau pun belum mengerti, namun bayi malang ini dapat merasakan duka yang cukup mendalam.

Baca: Bocah Lima Tahun di Kupang Tewas Tenggelam dalam Kolam Ikan

Bayi tersebut diasuh oleh kerabatnya

Saat ini JR diasuh oleh sepasang suami istri, RJT alias Robert dan AN, yang juga masih memiliki hubungan darah dengan kedua orang tua Josh.

Atas kesepakatan bersama keluarga besar di Alor, JR dibawa ke Kupang pada Senin (3/5/2021).

“Kemarin siang, Selasa (4/5) kepala deputi bidang perlindungan anak, pak Nahar telepon katanya mau berkunjung, beliau sampaikan bahwa dapat nomor dari kakak saya Josh Malaikosa,” jelas Robert, Rabu (5/5/2021).

Robert menjelaskan, sekira pukul 18.30 Wita iring – iringan mobil berhenti di depan rumah.

“Pak kepala deputi masuk, kemudian ibu Menteri masuk. Saya betul – betul tidak sangka ibu Menteri datang ke gubuk saya,” ungkapnya penuh haru.

Menurut Robert, Menteri yang sangat low profile itu menanyakan kondisi JR.

Itu Mukjizat

“Ibu menteri tanya soal kondisi anak ini. Saya jelaskan bahwa telinganya ada gangguan, karena terseret banjir bersama orang tuanya dan orang tuanya hilang tapi dia (JR) selamat. Ibu menteri tanya bagaimana anak ini bisa selamat. Saya jawab, ini mukjizat,” ceritanya.

Robert mengatakan, Menteri Bintang sempat menggendong JR, dan bayi ini nampak sangat gembira.

Baca: Gubernur NTT Minta BPKP Audit Dana Bantuan Bencana Seroja

“Ibu menteri gendong dia, anak ini senang sekali padahal biasanya, kalau orang baru gendong dia tidak mau tapi tadi ibu ulurkan tangan dia langsung mau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, menteri Bintang berpesan agar bayi JR secepatnya dirawat.

“Kalau ada kendala apa – apa nanti hubungi deputi bidang perlindungan anak,” ujar Robet menirukan pesan menteri Bintang.

Dalam kunjungan tersebut menteri Bintang membawa sebuah kereta bayi untuk JR.

“Terima kasih ibu menteri, sudah mengunjungi dan peduli kepada anak kami Josh,” ungkap Robert.

Robert berharap, pemerintah dapat membantu pemulihan kesehatan JR, baik secara fisik maupun psikis (trauma healing).

Selamat dari Bencana Seroja, Bayi Ajaib Ini Hidup Sebatang Kara

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah

Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah

Dua Warga Masih Tertimbun, Satbrimob Polda NTT Bantu Cari Korban Longsor Goreng Meni

Dua Warga Masih Tertimbun, Satbrimob Polda NTT Bantu Cari Korban Longsor Goreng Meni

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Komentar
Berita Terbaru