Tingkat Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45%, Tonggak Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji
digtara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) Tahun 2026 mencapai 83,28% dengan kategori sangat memuaskan. Pengukuran tahun ini menjadi tonggak baru dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, seiring penyempurnaan metodologi dari Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) menjadi IKLHI yang akan digunakan secara berkelanjutan mulai 2026 dan tahun-tahun berikutnya.
Baca Juga:
Kepala BPSAmalia Adininggar Widyasanti mengatakan, perubahan dari IKJHI menjadi IKLHI dilakukan untuk menghadirkan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif. Jika sebelumnya pengukuran lebih berorientasi pada hasil (output) layanan yang diterima jemaah, kini penilaian juga mencakup keseluruhan proses penyelenggaraan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.
"IKLHI merupakan penyempurnaan dari IKJHI. Pengukuran tidak lagi hanya berorientasi pada output layanan di luar negeri, tetapi juga mencakup proses layanan serta layanan haji di dalam dan luar negeri," kata Amalia saat menyampaikan hasil Survei IKLHI 2026.
Menurut Amalia, penyempurnaan metodologi dilakukan agar pemerintah memiliki instrumen evaluasi yang lebih utuh dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, mengetahui tingkat kepuasan jemaah, sekaligus memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas layanan pada tahun-tahun mendatang.
Survei IKLHI 2026 melibatkan 14.400 responden jemaah haji Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi metode Paper Assisted Personal Interview (PAPI) dan Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) dengan mekanisme self-enumeration atau pengisian kuesioner secara mandiri oleh responden.
"Hasil survei menunjukkan nilai IKLHI Tahun 2026 secara keseluruhan sebesar 83,28%. Nilai tersebut merupakan gabungan dari Indeks Kepuasan Layanan Haji Luar Negeri sebesar 82,71% dan Indeks Kepuasan Layanan Haji Dalam Negeri sebesar 83,85%," ujar Amalia.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, apabila menggunakan metodologi lama atau IKJHI, tingkat kepuasan jemaah pada 2026 mencapai 91,45%. Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil tahun sebelumnya. Menurut Amalia, capaian itu menunjukkan berbagai transformasi, perbaikan, dan pembenahan layanan haji yang dilakukan pemerintah benar-benar dirasakan oleh jemaah.
Untuk layanan luar negeri, nilai indeks meningkat 1,24 poin dibandingkan tahun 2025 yang dihitung menggunakan metodologi baru, yakni dari 81,46% menjadi 82,71%. Berdasarkan titik amatan, layanan di bandara memperoleh nilai kepuasan tertinggi sebesar 84,76%. Sementara berdasarkan jenis layanan, transportasi menjadi aspek dengan tingkat kepuasan tertinggi, yakni 83,13%.
Pada layanan dalam negeri, terdapat 10 embarkasi yang mencatat tingkat kepuasan di atas rata-rata nasional. Berdasarkan jenis layanan, transportasi bus menuju bandara menjadi aspek dengan nilai kepuasan tertinggi, yakni 85,67%.
Amalia berharap hasil pengukuran IKLHI dapat menjadi dasar penyusunan evaluasi dan rekomendasi kebijakan sehingga kualitas penyelenggaraan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun. (San).
Baca Juga:
Baca Juga:
Lantik Enam Pejabat, Menhaj Minta Jaga Integritas dan Percepatan Kinerja
Wamenhaj Dahnil Warning Travel Nakal, Akan Beri Sanksi Penutupan Izin hingga Pidana
Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji
44.121 Huntap Dibangun untuk Penyintas Bencana Sumatera, Aceh Dapat Porsi Terbesar
Harga HP Android Bakal Naik? Qualcomm Naikkan Harga Chipset Snapdragon Mulai September 2026
Tingkat Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45%, Tonggak Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji
Warga Kuaklalo-Kupang Saling Bacok Gara-gara Penutupan Ruas Jalan
Warga di Sumba Barat Daya Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa
Remaja Perempuan di Alak-Kupang Disetubuhi Pria Asal Sabu Raijua
Sinergi Pengamanan Perbatasan Diperkuat Polda Bersama AFP Dan PNTL