Sabtu, 24 Januari 2026

Prajurit TNI Tewaskan Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya

Arie - Minggu, 06 Juli 2025 08:54 WIB
Prajurit TNI Tewaskan Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya
ist
Prajurit TNI Tewaskan Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya

digtara.com - Satuan gabungan TNI berhasil melumpuhkan salah satu tokoh penting Organisasi Papua Merdeka (OPM), Enos Tipagau, dalam operasi militer terukur yang dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 5 Juli 2025, di Kampung Baitapa, Distrik Baitapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Baca Juga:

Enos Tipagau diketahui menjabat sebagai Komandan Batalyon Kodap VIII Soanggama, kelompok separatis bersenjata yang terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah Intan Jaya.

Operasi Berdasarkan Informasi Masyarakat

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa operasi bermula dari laporan masyarakat tentang pergerakan kelompok separatis di wilayah tersebut. Aparat TNI lalu melakukan pengejaran menuju wilayah ketinggian yang diduga menjadi jalur pelarian kelompok tersebut.

"Pada pukul 07.16 WIT, prajurit TNI berhasil melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target. Enos Tipagau dinyatakan tewas di lokasi tanpa ada korban dari pihak TNI maupun warga sipil," ujar Kristomei dari Mabes TNI Cilangkap, Jakarta.

Catatan Kekerasan Enos Tipagau

Enos Tipagau disebut sebagai dalang dari sejumlah aksi teror di Intan Jaya, termasuk penembakan terhadap warga sipil—mulai dari petani, pekerja proyek, hingga tokoh agama.

Ia juga disebut memerintahkan pembakaran rumah penduduk, honai adat, sekolah, hingga puskesmas.

Kelompoknya diketahui sering menyandera tenaga kerja infrastruktur dan menjadikan mereka sebagai tameng hidup.

"Tindak kekerasan mereka tidak hanya menebar teror, tetapi juga merusak masa depan masyarakat Papua," tegas Kapuspen TNI.

Barang Bukti dan Dampak Operasi

Dalam operasi tersebut, TNI menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

- Enam anak panah dan satu busur

- Dua unit ponsel

- Satu speaker, satu kalung, satu noken

- Satu bendera Bintang Kejora

Kapuspen TNI menyebut keberhasilan ini menjadi momentum penting dalam melemahkan kekuatan Kodap VIII Soanggama, sekaligus membuka ruang bagi perdamaian dan percepatan pembangunan di Papua.

Komitmen Perlindungan Sipil dan Ruang Rekonsiliasi

TNI menegaskan bahwa setiap operasi di Papua dilaksanakan dengan prinsip legalitas, kehati-hatian, dan perlindungan maksimal terhadap masyarakat sipil.

"Kami menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang ingin kembali ke pangkuan NKRI dan membangun Papua bersama," ujar Kristomei. [rel]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jenazah Purnawirawan TNI AD Dipulangkan ke Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Dipulangkan ke Timor Leste

Latsitarda Nusantara XLVI 2026 Resmi Digelar, Taruna Akademi TNI Bantu Pemulihan Masyarakat Aceh

Latsitarda Nusantara XLVI 2026 Resmi Digelar, Taruna Akademi TNI Bantu Pemulihan Masyarakat Aceh

Pesawat ATR 42 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal dan 82 Personel

Pesawat ATR 42 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal dan 82 Personel

Jenazah Purnawirawan TNI AD Ditemukan dDi Zona Bebas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Ditemukan dDi Zona Bebas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Tidak Bertemu Langsung Dengan Ayah Prada Lucky Usai Jadi Tahanan TNI, Penasehat Hukum Ungkap Sejumlah Hal

Tidak Bertemu Langsung Dengan Ayah Prada Lucky Usai Jadi Tahanan TNI, Penasehat Hukum Ungkap Sejumlah Hal

Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding

Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding

Komentar
Berita Terbaru