Korban Penganiayaan dan Penculikan di Deliserdang Akhirnya Berbicara: Saya Dituduh Jadi Kibus

Rabu, 06 Oktober 2021 18:19
digtara.com/mag-03
Korban Penganiayaan dan Penculikan di Deliserdang Akhirnya Berbicara: Saya Dituduh Jadi Kibus

digtara.com – Fandi Wahyudi akhirnya mau berbicara perihal kejadian yang menimpanya kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Fandi mengatakan Kejadian penganiayaan ini sudah 2 kali terjadi. Yang pertama di tahun 2020 dan pelakunya adalah orang yang sama yang menganiayanya pada 01 Oktober 2021 yaitu bernama Andi.

Hal itu diungkapkan Fandi didampingi ibunya ketika menyambangi Warkop Jurnalis, Jalan H Agus Salim Medan.

Baca: Ibu Korban Ungkap Identitas Pelaku Penculikan, Alasan Penganiayaan Masih Tanda Tanya

“Saya dituduh menjadi kibus (Informan) sama mereka bang,” ucapnya kepada wartawan.

Dirinya pun menceritakan awal mulanya Fandi menjadi korban penculikan.

“Waktu saya main di warnet saya tiba-tiba dijemput sama Andi dan Daniel. Pas udah dijemput terus dibawa ke pantai Kasan. Abis itu saya dipukuli pake kayu sama sendal, sama tangan kosong,” ucapnya lagi.

Baca: Cerita Orangtua Korban Penculikan dan Penganiayaan, Anaknya Dibuang ke Brastagi dan Sudah Lapor ke Polres DS

Ketika berada di dalam mobil, Andi dan temannya Daniel terus mengatakan kalau korban adalah informan.

“Si Andi jualan sabu dia di pantai Kasan sana,” ucapnya lagi.

Laman: 1 2

Berita Terkait