Juhri Asyahri Hasibuan, Imam Salat Subuh yang Dipukul Sudah Maafkan Pelaku

Sabtu, 08 Mei 2021 10:15
ist/digtara
Imam Masjid Baitul Arsy Juhri Asyahri Hasibuan

digtara.com – Kasus pemukulan terhadap Imam Masjid Baitul Arsy di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Pekanbaru, Riau sempat heboh di media sosial. Namun imam bernama Juhri Ashari Hasibuan (21) sudah memaafkan pelaku dan tidak melaporkan kasus ini ke polisi.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku atas nama Deni Ariawan (41) terlihat berjalan menuju tempat imam dan melewati barisan saf jemaah. Saat sudah di dekat imam, pelaku mencoba mengajak berkomunikasi.

Tak lama kemudian, pelaku menepuk bahu imam. Dalam hitungan detik, Deni langsung melayangkan tangan ke wajah Juhri Ashari. Jemaah masjid yang melihat sontak menghentikan salatnya dan mengamankan Deni.

Sang imam Juhri Asyari Hasibuan mengatakan, pelaku mengatakan sesuatu sebelum memukul wajahnya saat mengimami salat subuh.

“Pertama ada menepuk pundak saya, saya terkejut juga kenapa ada orang di depan saya. Dia bilang bisa dibetulkan tidak salatnya? Habis itu di pukul wajah saya,” ucap Juhri, Jumat.

Juhri mengatakan tidak mengenal Deni. Sebab, dirinya baru 1 bulan aktif sebagai imam di masjid tersebut. Dia menyebut pelaku mengaku risi mendengar suara ngaji saat ditanyai di kantor polisi.

“Saya tidak kenal, tapi di kantor polisi tadi ditanya polisi kenapa masuk. Dia bilang ‘saya lagi lewat di jalan raya, saya dengar ngaji, saya risi. Saya jengkel ya itu saya datangin saja’,” katanya menirukan ucapan pelaku.

Laman: 1 2

Berita Terkait