Minggu, 23 Agustus 2026

Mahasiswi Pembuang Bayi Ternyata Melakukan Persalinan Seorang Diri

Imanuel Lodja - Rabu, 30 Oktober 2019 05:48 WIB
Mahasiswi Pembuang Bayi Ternyata Melakukan Persalinan Seorang Diri

digtara.com | KUPANG – Deli Elisa Manifing (18), mahasiswi asal Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuang bayinya ke lubang di lahan kosong di samping tempat kost nya di Jalan Alfa Omega RT 13/RW 03 Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang NTT melahirkan seorang diri di kamar mandi.

Baca Juga:

Usai melahirkan, ia tidak lagi membersihkan bayi perempuan yang masih hidup tetapi langsung memotong tali pusar bayi dan membuang ke sebuah lubang di samping kost.

Pengakuan ini disampaikan Del Elisa Manifing yang sudah menjadi tersangka ke polisi di Polres Kupang Kota.

Silvia (19), tetangga kost Deli Elisa Manifing yang ditemui ditempat kost mereka, Selasa (29/10/2019) mengaku kalau sejak bulan Juni 2019 lalu, Deli menghuni 1 dari 5 kamar kost yang ada.

Selama tinggal di kost tersebut Deli sangat tertutup dan jarang berkomunikasi dengan sesama penghuni kost. “Dia (Deli Elisa Manifing) lebih banyak tinggal dalam kamar dan hanya keluar kamar saat ke kampus atau ke gereja. Kami memaklumi mungkin karena dia banyak tugas kampus apalagi dia mahasiswa baru jadi kami juga tidak panggil kalau dia lagi di kamar,” ujarnya.

Sebagian penghuni kost memang curiga dengan Deli namun karena Deli jarang bergaul dengan penghuni kost yang lain maka mereka pun tidak terlalu mengenal kepribadian Deli apalagi baru 5 bulan tinggal di kost tersebut.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Bripka Brigitha Usfinit, SH di kantor nya, Selasa (29/10/2019) mengaku kalau saat Deli datang ke Kota Kupang untuk kuliah sudah dalam keadaan hamil.

“Deli mengaku kalau ia hamil dari pacar nya di Kabupaten Alor. Ia sempat memberitahu pacarnya kalau dia hamil namun saat ini Deli kehilangan kontak dengan sang pacar karena Deli sulit menghubungi pacarnya,” tandasnya.

Kepada penyidik yang memeriksa nya Deli mengaku malu dengan kehamilannya. “Dia malu dan minder serta bingung karena hamil apalagi pacarnya sudah putus komunikasi. Deli juga tidak berterus terang dengan kehamilannya kepada keluarga dan rekannya,” tambahnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa

Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa

Sejumlah Wakapolres di Polres Jajaran Polda NTT Dimutasi, Ini Daftarnya!

Sejumlah Wakapolres di Polres Jajaran Polda NTT Dimutasi, Ini Daftarnya!

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende

Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende

Komentar
Berita Terbaru