Jumat, 17 April 2026

Tragedi Siswi SMK di Medan: Kenalan di Medsos, Dicekokin dan Diperkosa hingga Meninggal

Arie - Selasa, 05 Desember 2023 08:00 WIB
Tragedi Siswi SMK di Medan: Kenalan di Medsos, Dicekokin dan Diperkosa hingga Meninggal
Ilustrasi.

digtara.com - Seorang siswi SMK di Medan, berinisial PJS (15) tewas usai diduga dirudapaksa oleh laki-laki di dalam kamar kos, pada Sabtu 3 November 2023. Meski sempat dilarikan ke RSUP Adam Malik Medan oleh pihak keluarga, namun nyawa korban tidak tertolong.

Baca Juga:

Ayah korban US (38) pun menceritakan nasib tragis yang dialami putrinya. Awalnya sang anak berpamitan ke sekolah pada Jumat 1 Desember 2023.

"Anak saya seperti biasa bersekolah, seperti biasa dia pergi pagi, biasakan hari Jum'at itu ia cepat pulangnya," kata ayah korban US melansir suara.com di rumah duka di Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Senin (4/12/2023).

Pada siang hari, ibu korban sempat menanyakan keberadaan putrinya dan dijawab korban jika dia sedang mengikuti ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah.

Namun hingga sore korban tak kunjung pulang ke rumah. Sang ayah yang resah lalu teman-teman putrinya yang rumahnya berdekatan.

"Jadi Jawaban mereka anak tulang lagi ekskul, saya tunggu-tunggulah di rumah. Sampai malam saya tanya lagi ke kawannya," ujarnya.

US yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung mengatakan pada malam hari telepon teman anaknya berdering.

"Yang menelpon dia (teman korban) ini dari WA anak saya, tapi yang menelpon bukan dia lagi. Saya tanya langsung ke mana kalian taruh anak saya, yang jawab ibu-ibu, dia bilang pak kok jadi nyalahin saya, kami hanya mengonfirmasikan anak bapak lagi jegang-jegang, saya langsung ke lokasi," ungkapnya.

Dirinya menemukan keberadaan anaknya di kos-kosan di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Selayang. Saat ditemukan, anaknya dalam kondisi tak sadarkan diri.


"Di dalam kamar kos itu anak saya tak sadarkan diri. Posisi celana sekolah udah gak itu lagi, sudah pakai training, dari mulut dan hidung keluar buih," jelasnya.

"Saya panik, mamaknya terus nangis-nangis, celana training berdarah-darah, di lokasi ada botol minuman, seperti minuman kita duga ada campuran, ada juga kondom," sambungnya.

Pihak keluarga lalu membawa korban ke klinik terdekat. Saat hendak dibawa ke RSUP Adam Malik, kondisi korban semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu 2 Desember 2023 sekitar pukul 03.30 WIB.

UC mengatakan kejadian itu telah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Pihak keluarga berharap agar seluruh pelaku yang terlibat segera ditangkap.

"Harapan keluarga seluruh pelaku diusut tuntas," harap ayah korban.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
11.200 Liter Miras Dimusnahkan Polres Sumba Barat

11.200 Liter Miras Dimusnahkan Polres Sumba Barat

Ribuan Liter Miras Diamankan Polres Kupang di Pelabuhan Feri Bolok

Ribuan Liter Miras Diamankan Polres Kupang di Pelabuhan Feri Bolok

Datangi Lokasi Wisata dan Tempat Nongkrong, Polisi Minta Muda-Mudi di Kupang Hindari Miras dan Tindak Kriminal

Datangi Lokasi Wisata dan Tempat Nongkrong, Polisi Minta Muda-Mudi di Kupang Hindari Miras dan Tindak Kriminal

Polres Sumba Barat Amankan Ribuan Liter Miras Tradisional

Polres Sumba Barat Amankan Ribuan Liter Miras Tradisional

Pesta Wisuda Ricuh, Satu Warga Terluka Kena Lemparan Dan Puluhan Warga Terjebak Hingga Dievakuasi Polisi

Pesta Wisuda Ricuh, Satu Warga Terluka Kena Lemparan Dan Puluhan Warga Terjebak Hingga Dievakuasi Polisi

Peredaran Miras di Kabupaten TTU Dibatasi Selama Pekan Suci Perayaan Paskah

Peredaran Miras di Kabupaten TTU Dibatasi Selama Pekan Suci Perayaan Paskah

Komentar
Berita Terbaru