Polisi Amankan Pacar Ibu Pelaku Buang Bayi di Kupang
Baca Juga:
Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy O. Noke, SH yang dikonfirmasi Kamis (9/11/2023) membenarkan penangkapan BL ini.
"Sudah diamankan di Polsek," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Sumba Barat ini.
Kapolsek menyebutkan kalau BL masih diinterogasi dan mengakui sebagai pacar HN yang membantu membuang bayi.
Kini BL sudah diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Penemuan bayi perempuan di Kelurahan Oeba, Kota Kupang sempat menghebohkan warga.
Bayi berjenis kelamin perempuan ini ditemukan warga di samping Toko Bahagia, jalan Mahoni, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Saat ditemukan, bayi perempuan yang masih dalam keadaan hidup terbungkus dalam kain Bali yang disimpan dalam tas belanja McDonald's.
Bayi pertama kali ditemukan oleh Paulus Pake (51), yang tinggal di dealer DFSK, Jalan Ahmad Yani Nomkr 45, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Namun pada Selasa (6/11/2023), Bhabinkamtibmas Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Aipda Yonto Sodakain mengungkap ibu pelaku yang membuang bayinya.
Ia mengamankan HN (23), karyawati Homestay Sasando Kelurahan TDM di RT 26/RW 07, Kelurahan TDM.
Kebetulan manager homestay Sasando menemukan ari-ari/placenta bayi di belakang homestay sehingga melaporkan ke Marthen Tefa, ketua RT 26 Kelurahan TDM.
Ketua RT mengabari Bhabinkamtibmas sehingga mereka ke kost HN dan menemukan HN dalam keadaan lemas.
Dari Fitri, rekan sekamar HN, Bhabinkamtibmas mendapat kabar kalau HN melahirkan pada Minggu (5/11/2023) petang.
Pada Minggu malam, HN dijemput rekan pria nya yang diakui sebagai kerabatnya dan membawa serta bayi yang baru dilahirkan.
HN pun mengaku kalau ia yang membuang bayi nya pada Minggu (5/11/2023) malam.
HN masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Bhayangkara.
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
Jatanras Polresta Kupang Kota Bekuk Komplotan Pencuri Sparepart Kendaraan
Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK
Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya
Polda NTT Bagi-Bagi Takjil untuk Masyarakat Kupang