Warga Tionghoa Pemukul Ustad di Medan Ditangkap Polisi
digtara.com | MEDAN – Kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh seorang warga keturunan Tionghoa berinisial N terhadap seorang ustadz berinisial M membuat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan angkat bicara. Lewat rekaman video dari ruang penyidik Polrestabes Medan ia mengimbau agar kasus ini tidak dikaitkan dengan hal-hal diluar tindakan pelanggaran hukum. Ia juga menyampaikan agar kasus ini benar-benar ditangani oleh Polisi.
Baca Juga:
“Saat ini saya sedang di ruang reskrim Polrestabes Medan dimana petugas sedang memeriksa tersangka N yang menganiaya ustad musrianto. Beliau sedang ditangani oleh pihak Polrestabes Medan, kita berharap agar kepolisian dapat menangani ini dengan sebaik-baiknya. Dan kita percayakan kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikan masalah hukum ini dengan sebaik-baiknya,” katanya melalui video berdurasi 59 detik tersebut, Jumat (8/2/2019).
Kasus pemukulan yang dilakukan oleh N terhadap Ustadz M ini sempat membuat heboh warga yang bermukim di lokasi tersebut. Hal ini karena aksi pemukulan tersebut terjadi hanya karena N tidak terima atas teguran dari ustadz M yang protes karena anjing peliharaannya dilepas dan mengejar anak-anak sekolah Madrasah Muhammadiyah yang ada di lokasi. Hal ini sempat memunculkan isu adanya penganiayaan berbau SARA, sehingga polisi langsung turun ke lokasi dan mengamankan pelaku serta membawanya ke Polrestabes Medan untuk diperiksa.
“Pelaku sudah kita amankan dan saat ini masih diperiksa di Polres,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha.[JNI]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur