Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Perairan Kupang
Digtara.com | KUPANG – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan pantai Batubau Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (7/9/2019) pagi sekitar pukul 06.00 wita.
Baca Juga:
Saat ditemukan, korban yang sama sekali tidak memiliki identitas menggunakan celana jeans pendek warna biru, tidak menggunakan baju dan dalam keadaan terlentang dan terapung diatas permukaan air laut.
Abraham Raden Hadipurnomo (40) seorang nelayan yang juga warga Rt 04/RW 02 Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang bersama 2 rekannya yang lain Daniel Ho’an (42) warga Dusun III Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang dan Arnoldus Todesolo (62) warga RT 009/RW 003 Kelurahan Nefonaek Kecamatan Kota Lama Kota Kupang pulang dari memancing menggunalan perahu motor.
Namun setelah sampai di lokasi kejadian, ketiga nelayan ini melihat ada benda yang terapung di atas permukaan air laut dan dicurigai batang kayu. Karena merasa mencurigai ketiga nelayan ini langsung mendekatkan perahu motor mereka yang digunakan.
Ketiganya masih menduga kalau yang terapung adalah boneka berbentuk manusia yang lagi terapung. Saat lebih mendekatkan lagi, tercium bau tidak sedap dan ternyata adalah sesosok mayat laki-laki yang terapung di permukaan air laut.
Melihat Kejadian tersebut ke 3 nelayan ini langsung mengamankan dan menjaga korban.
Kemudian Daniel Ho’an langsung memberitahukan kepada sekertaris Desa Tesabela, Mester Bessie dan dilanjutkan ke Bhabinkamtibmas Desa Tablolong Brigpol Jemi Abola dan aparat Dit Pol Airud Polda NTT.
Saat ditemukan kondisi mayat korban sudah dalam keadaan membengkak dan membusuk serta mengeluarkan darah dari mulut dan mata.
Jenazah korban dievakuasi dari lokasi kejadian hingga ke pelabuhan Dit Pol Airud Polda NTT di Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang menggunakan kapal Dit Pol Airud Polda NTT dan korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Prof Dr WZ Johanes Kupang.
Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kupang mengaku kalau korban masih disimpan dalam frezer ruang jenasah RSU Prof Dr WZ Yohanes Kupang.
“Untuk sementara belum ada keluarga korban yang datang melihat identitas dan jasad korban untuk diketahui,” ujarnya.
Perempuan Calo Casis Bintara TNI AD di Kupang Tipu Warga Hingga Ratusan Juta Rupiah
Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang
Viral Video Oknum Polantas Minta Uang Tilang Kepada Warga Masyarakat, Kapolres Kupang Segera Tindak Tegas
Tiga Perwira Polres Kupang Dimutasi, Kapolres Minta Pejabat Bangun Kerjasama Dengan Semua Unsur
Kapolres Kupang Periksa Kelayakan Kendaraan Dinas Polri