Sabrina Berhasil Keluarkan Meimeris dari Rumah Sakit di Penang
digtara.com | MEDAN – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara dan tim berhasil mengeluarkan Meimeris Tumanggor dari Rumah Sakit Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam, Penang, pada Selasa (27/8/2019) siang.
Baca Juga:
Sekda Provinsi Sumut Sabrina dalam keterangan resminya menyatakan upaya pemulangan Meimeris dari Malaysia telah mengalami perkembangan berarti.
TKW asal Tapanuli Utara itu sudah dikeluarkan dari rumah sakit dan seluruh biaya perobatan juga telah dibayar Sabrina. Meski kemarin majikan Meimeris sudah berjanji akan membayar seluruh gaji dan biaya perobatan Meimeris.
“Alhamdulillah, setelah seluruh surat-surat dan persyaratan kita lengkapi, biaya pengobatan juga sudah kita bayar. Akhirnya kita diperkenankan membawa pasien (Meimeris) ke luar rumah sakit,” katanya.
Setelah keluar dari rumah sakit, Meimeris selanjutnya ditemani mengurus dokumen-dokumen keimigrasian di Penang untuk keperluan pemulangan ke Sumut. Itu karena saat masuk ke Malaysia tiga tahun lalu ia menggunakan paspor pelancong dan saat ini sudah berstatus overstay.
Sabrina tidak sendirian mendampingi Meimeris mengurus keimigrasian. Turut mendampinginya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumut, Nurlela, Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan serta Pelaksana Fungsi Konsuler 2 KJRI di Penang Ester Rajagukguk.
Setelah semua surat-surat dan dokumen yang dibutuhkan dari imigrasi selesai, kata Sekda, pihaknya akan segera memulangkan Meimeris dengan alamat paspor Kota Pematangsiantar itu ke Sumut.
Sebelumnya, Meimeris Tumanggor dikabarkan terlantar di Penang, Malaysia. Ia sempat bekerja selama tiga tahun di satu sekolah di Bukit Martajam, Penang, tanpa diberi gaji.
Ketika jatuh sakit, ia malah diletakkan majikannya di halaman depan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang. Namun karena tidak punya paspor pekerja, ia takut ditahan dan dipulangkan sehingga tidak berani masuk KJRI.
Ia kemudian ditemukan anggota Perkumpulan Persatuan Masyarakat Indonesia di Malaysia (Permai) dan kemudian membawanya ke Rumah Sakit Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang.
Setelah mengetahui dan memastikan kabar tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi lalu mengirim tim khusus ke Penang pada Minggu (24/8) malam.
Tim yang dipimpin Sekda tersebut ditugaskan mengurus pemulangan Meimeris dan membantu penyelesaian hak-haknya sebagai pekerja.
[AS]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur