Awas ! Ada Lubang Besar ‘Mengangak’ di Perintis Kemerdekaan
Digtara.com | MEDAN – Ada lubang besar dengan diameter sekitar dua meter mengangak di tepi badan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur atau tepatnya di depan kampus Sisingamangaraja.
Baca Juga:
Amblasnya badan jalan tersebut diperkirakan kedalamannya mencapai empat meter itu terjadi sejak Rabu (3/7) sore. Rahma (30) warga sekitar mengatakan, penyebab amblasnya badan jalan itu terjadi saat sebuah truk melintas.
“Semalam sore waktu truk yang bermuatan pasir melintas, setelah itu badan jalan langsung amblas,” ujarnya saat di temui dilokasi, Kamis (4/7/2019).
Terlihat kondisi amblasnya badan jalan tersebut bisa mengakibatkan kecelakaan kepada pengguna jalan, pasalnya sekitar 1 meter di areal lubang juga sudah mulai tergerus.
Hingga Kamis (4/7/2019) siang, lubang yang ada di tepi badan jalan itu masih belum diperbaiki oleh pihak terkait, terlihat hanya ada pembatas peringatan dari tali dipasang disekeliling amblasnya badan jalan tersebut.
Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Isa Ansyari mengatakan amblasnya badan jalan yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan itu akibat kebocoran pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Terkait belum diperbaiki juga badan jalan tersebut, ia mengatakan pihaknya akan memperbaiki badan jalan yang amblas itu setelah pihak PDAM melakukan perbaikan terhadap pipa yang bocor.
“Dibetulin dulu sama pihak PDAM, karena sama saja kalau tidak di betulin dan kita timbun sia-sia,” Ungkapnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak PDAM agar segera memperbaiki dan tanggap terhadap peristiwa tersebut. “Kita kasih tengat waktu siang ini harus segera di perbaiki dan kita harapkan supaya kalau ada berita seperti ini agar cepat tanggap guna menghindari terjadinya kecelakaan,” ujarnya.[win]
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan