Kampung Nelayan Medan Alami Pendangkalan Akibat Sampah
digtara.com | MEDAN – Sungai di sekitar kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan labuhan, mengalami pendangkalan akibat sedimentasi sampah yang dibawa aliran sungai.
Baca Juga:
Kondisi ini pun membuat air di kawasan hilir itu tercemar dan membuat kehidupan masyarakat di sekitar aliran sungai, terancam dengan berbagai penyakit.
Hal itu terungkap saat gelaran Gerakan Bersih Kampung (Gerebek) yang dilaksanakan PT PLN Persero di kawasan tersebut. Kegiatan itu digagas lewat kerjasama PT PLN UP3 Medan Utara dengan Ikatan Muda Mudi Medan Utara (Immut).
“Sengaja kami memilih kampung nelayan ini. Jadi kami melihat disini daerah aliran sungai. Semakin banyak sampah menyebabkan sungai semakin dangkal,” kata Manajer PLN UP3 Medan Utara, Riza Azhari di sela-sela pelaksaan program tersebut.
Rizal menjelaskan, PLN selaku salah satu perusahaan berstatus BUMN memiliki kepentingan untuk ikut berpartisipasi terhadap kebersihan ditengah masyarakat. Hal ini karena kebersihan merupakan salah satu program yang sejalan program pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang sehat.
“Semoga dengan kegiatan ini bisa memicu kepedulian menciptakan lingkungan yang sehat. Tidak muncul berbagai penyakit ditengah masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya Ketua Ikatan Muda Mudi Medan Utara, Yudha Lesmana, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian dari pihak PLN terhadap kebersihan di kampung mereka. Bantuan-bantuan pembangunan bak sampah dan bantuan peralatan kebersihan menurutnya merupakan hal yang sangat mereka butuhkan untuk mendukung program Gerakan Bersih Kampung (Gerebek) di Kampung Nelayan Indah.
“Kami berharap kerjasama-kerjasama seperti ini dapat terus kita jalin agar kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut pihak PLN menyerahkan berbagai peralatan kebersihan kepada seluruh masyarakat. Mereka berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk tetap menjaga kebersihan di pemukiman warga.
[AS]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur