Sidang Isbat Penentuan Awal Syawal 1446 H Bakal Digelar Hari Ini, Cek Jadwalnya
digtara.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1446 H/2025 M pada hari ini, 29 Maret 2025.
Baca Juga:
- HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
- Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
- HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
Hasil sidang akan diumumkan usai salat Maghrib atau menjelang Isya.
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat dilaksanakan sesuai ketentuan, yaitu pada tanggal 29 Ramadan untuk menetapkan 1 Syawal, sebagaimana juga dilakukan untuk penetapan awal Ramadan dan Zulhijjah.
Hal ini disampaikan dalam rapat persiapan pada 18 Maret 2025 di Jakarta.
Penetapan awal Syawal menggunakan gabungan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pemantauan hilal), merujuk pada Fatwa MUI No. 2 Tahun 2004.
Pemantauan hilal (rukyatul hilal) akan dilakukan di 33 titik yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, kecuali Bali karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
Pengumuman Resmi
Keputusan sidang isbat akan menentukan apakah:
- 1 Syawal 1446 H jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025 (jika hilal terlihat), atau
- Puasa Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (1 Syawal pada Senin, 31 Maret 2025) (jika hilal tidak terlihat).
Masyarakat diimbau menunggu pengumuman resmi dari Kemenag RI setelah proses sidang selesai.
Pemerintah menggunakan metode hisab dan rukyat dalam menetapkan awal Syawal, termasuk Ramadan dan Zulhijah.
Hal ini mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Rukyatul hilal atau pemantauan hilal Hari Raya Idul Fitri tahun ini akan
digelar di 33 titik. Lokasinya tersebar di seluruh provinsi di
Indonesia kecuali Bali karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
Ada Alarm Serius Ribuan Jemaah Haji Khusus Gagal Berangkat, Kementeran Haji dan BPKH Harus Segera Berbenah
Cetak Kader Penggerak Kerukunan dan Duta Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Muda, FKUB Muda Jateng Gelar Sekolah Kerukunan