Curi Motor Emak-Emak, Bandit Ini Kecapean Sampai Pingsan Usai Dikejar
digtara.com | JAKARTA – Memang, the Power of emak-emak nggak bisa dianggap remeh. Begitu kata-kata yang pas disematkan untuk seorang ibu berinisial REN (46). Tak rela motor kesayangannya diambil orang di depan rumahnya di daerah Ciledug, Tangerang. Ia pun nekat mengejarnya hingga Tanah Abang, Jakarta Pusat, pagi tadi.
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, berdasarkan penuturan saksi Tohirin. pada awalnya korban sedang memanaskan motornya di depan rumahnya di Kreo, Ciledug. Lalu seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya itu langsung membawa kabur sepeda motor tersebut.
Melihat motor kesayangannya digondol orang, tanpa abis fikir korban langsung mengejar pelaku hingga ke Tanah Abang, Jakarta Pusat. Beruntung motor yang dibawa pelaku mogok di daerah Museum Tekstil.
“Dikejar oleh korban dari Ciledug, dan sampai depan Museum Tekstil motor yang dibawa pelaku mogok,” kata Lukman kepada wartawan, Senin (8/4/2019).
Karena motornya mogok, pelaku panik sehingga memutuskan untuk meninggalkan motor hasil curiannya. Dikarenakan pengaruh obat-obatan, pelaku panik dan kabur ke arah Banjir Kanal Barat, saat itu juga pelaku nyebur dan akhirnya pingsan lantaran kecapean.
“Pelaku kabur dan nyebur kali depan pemadam dekat rumah susun hingga akhirnya dapat menyeberang ke belakang stasiun Tanah Abang karena kecapean, akhirnya pelaku pingsan,” sambungnya.
Adapun motor korban yang dicuri pelaku, dibawa pulang oleh korban. Sedangkan pelaku di bawa ke Polsek Tanah Abang hingga saat ini belum sadarkan diri.
“Pelaku masih belum sadarkan diri,” pungkasnya.
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan