Jumat, 27 Februari 2026

Jokowi: Lawan Hoax dan Fitnah harus Door to Door

Redaksi - Sabtu, 16 Maret 2019 12:17 WIB
Jokowi: Lawan Hoax dan Fitnah harus Door to Door

digtara.com | MEDAN – Menjelang pemilu Serentak 2019 tinggal 31 hari lagi. Calon presiden no urut 01, Jokowi meminta para anggota tim pemenangan dan relawan pendukungnya semakin menggiatkan kampanye door to door atau dari pintu ke pintu. Terutama untuk melawan fitnah, hoax atau berita bohong yang semakin meningkat intensitasnya menyerang dirinya bersama pasangannya Ma’ruf Amin.

Baca Juga:

Kata Jokowi, serangan hoax terhadap dirinya tidak lagi dengan menggunakan media sosial. Tetapi dari pintu ke pintu seperti yang terjadi di Sukabumi dan Sulawesi Selatan belum lama ini.

“Dalam tiga minggu terakhir ini hoax yang menyerang saya dilakukan dari pintu ke pintu, ini tidak boleh digunakan. Harus dilawan,” tegas Jokowi pada acara pembekalan kurang lebih 2.500 (bukan 2.300) calon anggota legislatif dari koalisi partai pendukungnya, di Hotel JW Marriott Medan, Medan, Sabtu (16/3/2019).

Ungkapnya, perlu dilakukan oleh seluruh relawan dan tim pemenangan melakukan kampanye door to door untuk melawan hoax tersebut. Jika tidak, akan mempengaruhi kemenangan, baik di Pilpres maupun Pileg. Tidak ada gunanya melawan dengan spanduk atau baliho. Yang efektif adalah pendekatan dari pintu ke pintu.

Beberapa hal penting yang harus dijelaskan ke masyarakat melalui kampanye dari pintu ke pintu, terangnya, adalah soal tuduhan kepada dirinya sebagai anggota Partai Komunis Indonesia dan antek asing.

“Survei pada Desember tahun lalu memperlihatkan ada sembilan juta orang Indonesia percaya saya terlibat PKI dan antek asing, sangat tidak memenuhi logika. Kalau tidak dilawan, berbahaya. Yang 9 juta bisa meningkat jadi 15 bahkan 20 juta,” tutur Jokowi.

Tuduhan terbaru kepadanya adalah, jika bersama KH Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden, akan meniadakan azan, memperbolehkan kawin sesama jenis kelamin, tindakan zina akan dibebaskan.

“Siapapun presidennya tidak mungkin azan ditiadakan. Indonesia adalah negara Islam terbesar di dunia,” ungkapnya.

Dia meminta agar seluruh tim pemenangan di Sumut bergerak bersama-sama melawan hoax dan fitnah dengan kampanye door to door. Menceritakan keberhasilan pemerintahannya empat tahun terakhir dan rencana ke depan jika terpilih.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hadiri Jamuan Makan WWF 2024, Menteri AHY Ingatkan Solusi Bersama Atasi Kelangkaan Air

Hadiri Jamuan Makan WWF 2024, Menteri AHY Ingatkan Solusi Bersama Atasi Kelangkaan Air

Baru Mendarat dari AS Usai Hadiri Undangan World Bank, Menteri AHY Terbang ke Bali Hadiri WWF

Baru Mendarat dari AS Usai Hadiri Undangan World Bank, Menteri AHY Terbang ke Bali Hadiri WWF

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru