Donald Trump Serukan Perang terhadap Kartel Narkoba Meksiko
digtara.com | WASHINGTON – Pasca Tertembak mati sembilan warga Amerika Serikat—korban adalah wanita dan anak-anak. Presiden Donald Trump menawarkan bantuan untuk membantu Meksiko memburu anggota kartel narkoba.
Baca Juga:
Sebelumnya, sejumlah pria bersenjata menyergap anggota keluarga LeBaron pada Senin (4/11) antara negara bagian Sonora dan Chihuahua, yang berbatasan dengan Amerika Serikat.
Menurut pihak berwenang Meksiko, melansir AFP, Rabu (6/11/2019) tiga wanita dan enam anak tewas, termasuk dua bayi kembar. Enam anak juga terluka dalam serangan itu, yang menyebabkan tiga mobil keluarga itu hangus terbakar.
“Jika Meksiko membutuhkan atau meminta bantuan untuk membersihkan monster-monster ini, Amerika Serikat siap, bersedia dan mampu terlibat serta melakukan pekerjaan dengan cepat dan efektif,” cuit Trump.
Dia memuji Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador karena memprioritaskan perang melawan perdagangan narkoba. Namun menekankan bahwa kartel narkoba telah tumbuh besar dan kuat, “Sehingga Anda kadang-kadang membutuhkan pasukan untuk mengalahkan pasukan!â€
“Ini saatnya bagi Meksiko, dengan bantuan Amerika Serikat, untuk mengobarkan Perang terhadap kartel-kartel narkoba dan menghapusnya dari muka bumi.”
Lopez Obrador mengatakan dia akan menerima “semua kerja sama yang diperlukan” untuk mendapatkan keadilan bagi para korban, yang semuanya tinggal di Meksiko tetapi memiliki kewarganegaraan AS-Meksiko.
Gedung Putih mengatakan Presiden Trump telah mengetahui tentang perilaku kekerasan kartel narkoba dan geng kriminal lainnya.
“Presiden Trump menjelaskan bahwa Amerika Serikat mengutuk tindakan kekerasan tak masuk akal yang merenggut nyawa sembilan warga Amerika dan menawarkan bantuan Meksiko untuk memastikan para pelaku menghadapi keadilan,” kata juru bicara Gedung Putih Hogan Gidley.
Mantan Kapolres Sikka Jadi Pelaksana Harian Direktur Resnarkoba Polda NTT
Buntut Dugaan Pemerasan, Direktur Resnarkoba Polda NTT dan Enam Anggotanya Kena Patsus
Direktur Resnarkoba Polda Dicopot, Kapolda NTT Didesak Tangkap Pengedar Poppers
Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang