Perang Iran Kuras Cadangan Amunisi AS, Pentagon Ungkap Krisis Pasokan Senjata
Arie - Kamis, 17 September 2026 13:55 WIB
Kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith terdeteksi mondar-mandir di Selat Malaka dekat perairan Indonesia. AS perluas blokade untuk incar tanker minyak Iran di Indo-Pasifik. [Dok. usni.org]
Serangan Balasan Merusak Pangkalan AS
Konflik tersebut juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.Baca Juga:
Kerusakan disebut terjadi di sejumlah lokasi, termasuk Kuwait, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, dan Yordania.
Namun, total biaya kerusakan fasilitas pangkalan tersebut belum dimasukkan dalam perhitungan awal Pentagon. Pemerintah AS masih mengkaji kebutuhan pembangunan kembali pangkalan serta pihak yang akan menanggung biaya pemulihannya.
Besarnya konsumsi amunisi selama operasi militer, ditambah kebutuhan untuk memperbaiki kerusakan fasilitas dan aset tempur, menjadi tantangan bagi kemampuan AS mempertahankan persediaan strategis sekaligus memenuhi kebutuhan operasi militer berikutnya.
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
AS Serang Iran Lagi, Harga Minyak Melambung di Atas USD 90 per Barel
Meta Bayar Rp320 Triliun Imbas Instagram dan Facebook Berdampak Buruk bagi Anak
Cara Ambil JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026 Tanpa Paklaring, Syarat dan Langkah Klaim
Militer China Diduga Manfaatkan AI OpenAI dan Anthropic untuk Pengembangan Senjata
Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Rudal Meluas hingga Negara Teluk dan Selat Hormuz Kembali Ditutup
Timur Tengah Membara Lagi! Iran Balas Serangan AS, Luncurkan Rudal dan Drone ke Sejumlah Pangkalan Militer Amerika
Komentar