Rabu, 05 Agustus 2026

Harmonisasi Kemenag-Kemenhaj, Wonosobo Layak Jadi Percontohan

Haji 2026
Ahsan Fauzi - Minggu, 21 Juni 2026 06:02 WIB
Harmonisasi Kemenag-Kemenhaj, Wonosobo Layak Jadi Percontohan
Ahsan Fauzi / MCH 2026
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Sekaligus Bimbad Kloter YIA 22 - Wonosobo, Panut

digtara.com - Perubahan tata kelola penyelenggaraan haji dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dinilai membutuhkan sinergi yang kuat dengan Kementerian Agama (Kemenag) agar pelayanan kepada jemaah tetap berjalan optimal.Harmonisasi, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci agar masa transisi tidak mengganggu kualitas layanan bagi calon jemaah haji Indonesia.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Panut saat ditemui di Mirage Taiba Hotel, Madinah, Sabtu (20/06/2026).

Bimbad kloter YIA 22 - Kabupaten Wonosobo itu melanjutkan, pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan langkah besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat Islam, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

"Yang terpenting saat ini adalah menciptakan harmonisasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah pada masa transisi. Yang kami layani bukan kementeriannya, tetapi umat. Soal harmonisasi, Wonosobo layak jadi sampel (percontohan)" ujar Panut seraya tersenyum.

Panut menilai pengalaman panjang Kementerian Agama dalam mengelola penyelenggaraan haji dapat menjadi modal penting untuk mendukung tugas-tugas Kementerian Haji yang sedang membangun sistem dan struktur kelembagaan baru.

Karena itu, kolaborasi menjadi pilihan terbaik agar pelayanan kepada jemaah tetap berjalan efektif dan berkesinambungan.

Baca Juga:
Panut mengklaim, Kabupaten Wonosobo dapat menjadi contoh praktik kolaborasi yang berjalan baik.

Hingga saat ini, koordinasi antara unsur Kementerian Agama dan Kementerian Haji tetap berlangsung dalam berbagai layanan, mulai dari administrasi, distribusi perlengkapan jemaah hingga persiapan keberangkatan.

"Kami tidak mempersoalkan siapa yang menjalankan tugas. Yang penting pelayanan kepada jemaah tetap berjalan lancar. Pengalaman yang dimiliki Kementerian Agama dapat menjadi bagian dari kolaborasi untuk memperkuat pelayanan," tegasnya.

Di tingkat daerah, sinergi tersebut terlihat dari pemanfaatan fasilitas secara bersama, termasuk layanan pada Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).

Keterbatasan sarana yang ada justru mendorong kedua institusi untuk saling mendukung dalam pelaksanaan berbagai program pelayanan.

Selain itu, Panut menilai keberadaan Kantor Urusan Agama (KUA) tetap memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan haji.

Jaringan KUA yang tersebar hingga tingkat kecamatan dinilai menjadi kekuatan yang dapat membantu Kementerian Haji menjangkau masyarakat secara lebih luas.

"Kementerian Haji belum memiliki struktur sampai tingkat kecamatan. Karena itu keberadaan KUA menjadi kekuatan besar yang perlu terus dikolaborasikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif," jelasnya.

Kolaborasi tersebut juga diterapkan dalam pelaksanaan bimbingan manasik haji.

Menurut Panut, jajaran Kementerian Agama di daerah masih dilibatkan untuk mendukung efektivitas pembinaan dan edukasi, bimbingan manasik kepada calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga:
"Kami berharap sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Haji dapat terus diperkuat sehingga penyelenggaraan ibadah haji Indonesia menjadi semakin profesional, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan jemaah di masa mendatang," tutupnya. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lantik Enam Pejabat, Menhaj Minta Jaga Integritas dan Percepatan Kinerja

Lantik Enam Pejabat, Menhaj Minta Jaga Integritas dan Percepatan Kinerja

Wamenhaj Dahnil Warning Travel Nakal, Akan Beri Sanksi Penutupan Izin hingga Pidana

Wamenhaj Dahnil Warning Travel Nakal, Akan Beri Sanksi Penutupan Izin hingga Pidana

Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang

Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang

KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal

KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal

Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat

Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat

Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji

Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji

Komentar
Berita Terbaru