Perkuat Layanan, Irjen Kemenhaj Temui Syarikah Penyedia Layanan Haji
digtara.com - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dendi Suryadi, melakukan pertemuan dengan pimpinan syarikah (penyedia layanan haji) di Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M, yaitu Rakeen Mashariq dan Al Bait Guests.Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (09/05/2026) malam tersebut, turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelayanan Haji Ian Heriyawan, Inspektur Wilayah III Kemenhaj Mulyadi Nurdin, Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah Muhammad Ilham Effendy, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Haji dan Umrah lainnya.
Baca Juga:
"Penyedia layanan dalam hal ini Syarikah adalah mitra strategis kita dalam memberikan layanan kepada jemaah haji, pihak Inspektorat Jenderal sebagai Pengawas dalam proses penyelenggaraan haji, ingin memastikan semua layanan berjalan sesuai regulasi dan kontrak yang telah ditandatangani," ujar Mulyadi Nurdin.
Alumni Universitas Al-Azhar Mesir itu menambahkan bahwa disamping melakukan pertemuan langsung dengan pimpinan kedua syarikah, Irjen Kemenhaj juga melakukan pemantauan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina untuk memantau kesiapan pelayanan jemaah haji Indonesia.
"Sejauh ini kami melihat pelayanan berjalan dengan lancar, persiapan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina juga berjalan sesuai progres," ujar Mulyadi Nurdin.
Ia menambahkan bahwa inspektorat mengingatkan pentingnya integritas dan kepatuhan pada regulasi oleh semua pihak dalam memberikan layanan kepada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Baca Juga:"Pak Irjen, Dendi Suryadi, menegaskan kepada pimpinan syarikah agar standar layanan yang diberikan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani antara Kementerian Haji dan Umrah dengan pihak syarikah, dalam kontrak pastinya sudah disebutkan hak dan kewajiban, spesifikasi teknis, kualitas dan kuantitas pekerjaan," ujar Alumni Lemhannas RI tersebut.
Ia menyebutkan bahwa pihak syarikah menyambut baik dan hangat kedatangan delegasi dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tersebut.
"Ini merupakan langkah strategis dalam mensukseskan layanan haji, Kami juga mendengarkan langsung komitmen dari syarikah untuk memberikan layanan maksimal kepada jemaah haji sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa Inspektorat Jenderal ingin memastikan penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.
"Sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan Yusuf, Wakil Menteri, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, Inspektorat Jenderal akan melakukan pengawasan sesuai mandat yang diberikan oleh undang-undang," tambahnya.
Hal itu sesuai dengan amanah undang-undang, diantaranya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah, yang menyebutkan Inspektorat Jenderal merupakan unsur pengawas yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Haji dan Umrah.
"Adapun ruang lingkup pengawasan meliputi kinerja dan keuangan, melalui kegiatan audit, reviu, evaluasi, pemantauan (monitoring), dan bentuk pengawasan lainnya," pungkasnya. (San).
Baca Juga:
Bersegeralah Haji Raih Kemabrurannya
Jelang Puncak Haji 1447 H, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan
Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji
Aila Afifah, Jemaah Termuda asal Pontianak, Doakan Ibu dan Ingin Jadi Anak Salehah
Kemenhaj Perkuat Layanan Haji Indonesia di Makkah, Pastikan Jemaah Nyaman Jelang Puncak Haji