Pasca Bentrokan di Perbatasan Ngada-Manggarai Timur, Polri-TNI dan Pemda Cek Wilayah Perbatasan
Warga Manggarai dari Kabupaten Manggarai Timur datang di sekitar lokasi pembersihan masyarakat Marotauk di Bensur Desa Persiapan Nanga Buntal, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga:
- Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai
- Berkas Lengkap, Polres Ngada Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Persetubuhan Anak ke Kejaksaan Negeri Ngada
- Pelajar Pelaku Asusila di Ngada Nyaris Dihakimi Massa, Polisi Turun Tangan
Kepala Desa Sambinasi Barat menginformasikan kepada Kapolsek Riung soal bentrokan antar warga di lokasi Bensur, Desa Persiapan Nanga Buntal, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur.
Camat Riung, Kapolsek Riung dan Babinsa Posramil 01 Riung bersama anggota Polsek Riung dan Personil Posramil 01 Riung ke lokasi Bensur Desa Persiapan Nanga Buntal Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur.
Rombongan melihat masyarakat Marotauk Desa Sambinasi Barat sekitar 100 orang menyerang masyarakat Manggarai dengan lemparan parang, tombak, batu dan kayu.
Puluhan masyarakat Manggarai juga melakukan perlawanan sehingga terjadi aksi saling serang antar kedua kubu.
Bentrokan ini mengakibatkan salah satu warga masyarakat Marotauk Desa Sambinasi Barat, Syahrul Ara mengalami luka bocor di kepala bagian kanan akibat terkena lemparan batu dari masyarakat Manggarai.
Camat Riung, Kapolsek Riung dan Babinsa Posramil 01 Riung bersama anggota berupaya upaya penghadangan, evakuasi dan menghimbau masyarakat Marotauk Desa Sambinasi Barat untuk kembali ke wilayah Kabupaten Ngada.
Saat itu situasi semakin memanas karena masyarakat Marotauk semakin brutal melakukan penyerangan kepada masyarakat Manggarai.
Upaya evakuasi tersebut dilakukan untuk mencegah tidak terjadinya korban jiwa.
Pasca upaya evakuasi dan himbauan kepada masyarakat Marotauk, Desa Sambinasi Barat untuk kembali ke wilayah Kabupaten Ngada, Camat Riung, Kapolsek Riung, Babinsa Posramil 01 Riung dan Kepala Desa Sambinasi Barat melakukan pertemuan.
Masyarakat Marotauk Desa Sambinasi Barat kemudian kembali ke kampung dan ke rumah masing-masing.
Bentrokan antar warga masyarakat Marotauk Desa Sambinasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada dengan masyarakat Manggarai di wilayah perbatasan Kabupaten Manggarai Timur karena aktivitas pembersihan lahan oleh masyarakat Marotauk, Desa Sambinasi Barat sejak Senin 11 Agustus 2025 lalu di lokasi Bensur Desa Persiapan Nanga Buntal Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur.
Masyarakat Manggarai yang berdomisili di wilayah Kabupaten Manggarai Timur kemudian ikut turun ke lokasi tersebut.
Bentrokan antar warga mengakibatkan salah satu masyarakat Marotauk Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung mengalami luka bocor di kepala bagian kanan terkena lemparan batu dari masyarakat Manggarai.
Di lokasi bentrokan antar warga di pilar titik 5 bagian barat sudah masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Manggarai Timur.
Kapolres Ngada, AKBP Andrey Valentino yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. "Perihal batasan wilayah," ujarnya pada Jumat siang.
Namun Kapolres memastikan situasi sudah terkendali. "kita tetap menjaga situasi yang kondusif," tambah mantan Kapolres Nagekeo ini.
Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai
Berkas Lengkap, Polres Ngada Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Persetubuhan Anak ke Kejaksaan Negeri Ngada
Pelajar Pelaku Asusila di Ngada Nyaris Dihakimi Massa, Polisi Turun Tangan
Polri Punya Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”
Unit Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Beserta Barang Bukti