Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel: Wall Street Meroket, Bursa Asia Gelisah, Harga Minyak Naik
Di sisi lain, saham Super Micro Computer terkoreksi 9,8% menyusul rencana perusahaan menerbitkan obligasi konversi senilai USD 2 miliar.
Baca Juga:
Selain itu, beberapa pejabat The Fed mulai memberikan sinyal positif mengenai potensi penurunan suku bunga.
Michelle Bowman, Wakil Ketua The Fed, menyatakan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter, mengingat risiko terhadap pasar tenaga kerja semakin besar.
Austan Goolsbee, Presiden The Fed Chicago, menambahkan bahwa dampak tarif terhadap inflasi sejauh ini lebih ringan dari ekspektasi awal.
Bursa Asia Masih Gelisah, Harga Minyak Naik
Di sisi lain, bursa Asia-Pasifik pada perdagangan Senin (23/6) justru menunjukkan kecenderungan melemah.
Pasar Asia masih terpengaruh oleh ketegangan geopolitik yang meningkat sebelum pengumuman gencatan senjata resmi dari Trump.
Kekhawatiran investor meningkat usai laporan serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada hari sebelumnya.
- Nikkei 225 Jepang turun 0,13%, sedangkan Topix melemah 0,36%.
- Kospi Korea Selatan melemah 0,24%, Kosdaq turun lebih dalam 0,85%.
- S&P/ASX 200 Australia juga terkoreksi 0,36%.
Sementara itu, harga minyak dunia tercatat naik, didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.
Namun, tidak semua pasar Asia mengalami pelemahan. Beberapa indeks di China justru mengalami kenaikan:
- CSI 300 naik 0,29%.
- Shanghai Composite menguat 0,65%.
- Hang Seng Hong Kong naik 0,67%.
Dampak Gencatan Senjata terhadap Stabilitas Global
Pengumuman gencatan senjata oleh Donald Trump membawa angin segar bagi stabilitas geopolitik kawasan.
Namun, para analis memperingatkan bahwa proses menuju perdamaian yang utuh masih panjang.
Gencatan senjata bersifat sementara, dan implementasinya di lapangan masih menunggu konfirmasi penuh dari kedua belah pihak.
Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak ketika militer Israel kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran, bahkan setelah Amerika Serikat ikut serta dalam menyerang fasilitas nuklir strategis Iran.
Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Rudal Meluas hingga Negara Teluk dan Selat Hormuz Kembali Ditutup
Timur Tengah Membara Lagi! Iran Balas Serangan AS, Luncurkan Rudal dan Drone ke Sejumlah Pangkalan Militer Amerika
AS-Iran Kembali Berunding di Swiss hingga Penutupan Selat Hormuz Gegara Ulah Israel
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Harga Minyak Dunia Melonjak di Tengah Kebuntuan Perundingan AS-Iran