Mengenal Sosok Kadiv Hubinter Polri, Brigjen Johni Asadoma: Dari Bintang Ring Tinju Menjadi Bintang Polisi
digtara.com – Senin (3/8/2020), Brigjen Pol Drs Johni Asadoma, MHum resmi melepas jabatan sebagai Waka Polda NTT. Mengenal Sosok Kadiv Hubinter Polri, Brigjen Johni Asadoma: Dari Bintang Ring Tinju Menjadi Bintang Polisi
Baca Juga:
Pekan lalu ia sudah sah menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri setelah dilantik Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menggantikan Irjen Pol Napoleon Bonaparte.
Brigjen Johni menyerahkan jabatan Waka Polda NTT kepada Brigjen Pol Drs Ama Kliment Dwikorjanto, MSi.
Bagi Brigjen Johni, menjalani tugas tanpa beban dan hidup apa adanya sudah menjadi prinsip yang ditanamkan sejak kecil.
Pria kelahiran Denpasar, Bali 8 Januari 1966 ini mengibaratkan hidupnya seperti air yang mengalir secara alamiah.
“Tidak terlalu ambisi, tidak berpikir yang muluk-muluk, apa yang ada didepan mata itu yang saya usahakan dikerjakan dengan baik,” tandas jebolan Akpol tahun 1989 ini.
Sejak kecil hingga saat ini, ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kupang ini selalu ingin membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan semua orang sehingga hidup dalam ketenangan dan mendapat dukungan doa dari orang lain.
Tahun 1977, Brigjen Johni menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Oetete Kupang dan melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Kota Kupang. Pada tahun 1984, ia menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Kupang.
Pendidikan tetap menjadi prioritas
Mengejar pendidikan tetap menjadi komitmennya sehingga walaupun saat SMA sibuk dengan latihan tinju dan pertandingan ke berbagai daerah di Indonesia dan negara lain.

Pendidikan tetap menjadi tekad pribadi untuk tetap dijalani seiring dengan prestasi tinju yang juga terus meningkat.
Kemana-mana ia selalu membawa buku pelajaran untuk dibaca.
Tahun 1985 ia mendaftar Akpol di Kupang, NTT.
Setelah lulus Akpol tahun 1989, pendidikan lanjutan yang diikutinya adalah Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Angkatan XXXI tahun 1994-1996, Sespim Polri Angkatan XXXIX tahun 2003 dan SESPIMTI Polri Angkatan XX tahun 2012.
Brigjen Johni juga menyelesaikan pendidikan pasca sarjana ilmu hukum di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.
Saat ini ia juga sedang menjalani pendidikan S3 Administrasi Publik pada Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT.
Masa keemasan dijalani Johni Asadoma saat menjadi siswa SMAN 1 Kupang.
Berbagai prestasi ditorehkan saat itu terutama di cabang olahraga tinju. Berbagai prestasi juara diraih, baik regional, nasional dan internasional.
Johni menjadi juara kejuaraan tinju di Kupang saat usia 16 tahun. Kemudian juara Nusa Tenggara pada kejuaraan Pangdam Udayana Cup tahun 1982 di Mataram NTB.

Medali
Meraih medali perunggu Nasional tahun 1982 pada Kejuaraan Nasional Tinju Senior di Semarang dan medali emas pada Kejurnas tinju senior/pra PON Lampung tahun 1984.
Johni meraih medali emas Sea Games XII tahun 1983 di Singapura, Medali emas piala Presiden VII tahun 1984 di Jakarta.
Selanjutnya mewakili Indonesia pada Kejuaraan King’s cup di Bangkok Thailand pada tahun 1983 serta mewakili Indonesia pada olimpiade XXII tahun 1984 di Los Angeles AS.
Johni Asadoma juga tercatat sebagai wasit tinju nasional dan juga internasional, setelah mengikuti ujian wasit yang sangat ketat.
Pada Asian Games XVIII tahun 2018 di Jakarta Johni bertindak sebagai Ketua Organizing Committe cabang tinju.
Bahkan saat ini Johni masih menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina.
Dilihat dari perjalanan karier di dunia olahraga, nampaknya tidak banyak atlit yang mempunyai karier seperti Johni. Dari atlit, menjadi pelatih nasional, wasit internasional, team manager, penyelenggara event internasional sampai menjadi Ketua Umum Cabang Olahraga.
Dalam karier sebagai anggota Polri, sebagian besar dihabiskan berdinas di Brimob selama lebih kurang 20 tahun dan 6 tahun di Divisi Hubinter Polri.
Berbagai jabatan pun dipercayakan pimpinan Polri mulai dari Danton Kompi 5153 Polda Sulawesi Utara, Danki Sat Brimob Pusat Kedung Halang-Bogor, Wadanyon A Resimen I Korps Brimob Polri, Dansub Den Gegana Resimen II Kelapa Dua-Depok, Wadansat Brimob Polda Maluku, Kaden C Resimen I Kedung Halang-Bogor, Kaden A Sat Brimob Polda Sumut. Sosok Kadiv Hubinter Polri
Ia juga pernah dipercayakan menjadi Kapolres Binjai, Polda Sumut.
Setelah berpangkat Kombes Johni menjadi Analis Utama Trans National Crime Center Bareskrim Polri.
Pada tahun 2011, masuk pada Divisi Hubinter Polri dengan karier diawali sebagai Kabag Liasion Officer dan Perbatasan NCB-Interpol-Indonesia Div Hubinter Polri, Kabag Kerjasama Pengembangan Kapasitas Divhubinter Polri.
Selanjutnya pada tahun 2016 mendapat promosi Brigjen sebagai Kepala Biro Misi Internasional Divhubinter Polri. Pada tahun 2017 menjadi Waka Polda Sulawesi Utara dan tahun 2018 ditunjuk sebagai waka Polda NTT.
Penugasan dan pendidikan luar negeri yang pernah dijalani, diantaranya penugasan pada misi pemeliharaan perdamaian PBB United Nations Mission In Bosnia Herzegovina (UNMIBH) di Bosnia tahun 1999-2000, UNMIBH Bosnia 2001-2002, United Nations African Union Mission in Darfur (UNAMID) Sudan-Sebagai Komandan Kontingen Formed Police Unit (FPU) Indonesia.
Interpol People Smuggling Conference
Senior Crisis Management Course di Washinton DC, USA, Advance Security Cooperation Course pada Asia Pacific Center For Security Studies (APCSS) di Honolulu, Hawai, Interpol People Smuggling Conference di Lyon, Perancis.
International Master Class di Amsterdam, Belanda, FBI Leeda Annual Conference di Nashville, USA, Seminar on law Enforcement Issues FBI-INP di California, USA, Joint Police Coorperation Commitee (JPCC) Indonesia-Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia.
Workshop on Cuberia, Identity Cyberspace & National Security Views On Regional Cooperation-APCSS di Singapura, 125th Police Managent Development Program, Australia Institute of Police Management (AIPM) di Sidney, Australia.
Comparative Study to London Metropolitan Police di Inggris, Indonesian National Police Expert team to Berlin di Jerman. Bilateral Working Group (BWG) INP & NZP di New Zealand, Foreign Senior Police Officers Course di Jepang, Forensic Science & Crime Prevention di Seoul, Korea Selatan.

Indonesian Netherlands Legal Update, Den Haag, Belanda. Advance Team For Democratic General Election di Myanmar, Comparative Study on Natural Disaster Management di New Zealand, International Conference on Police Education in Constitutional Democratic Country di Bavaria, Jerman.
Joint Technical Working Group Meeting
Selanjutnya International Assotiation of Chief of Police di Chicago, USA, Joint Technical Working Group Meeting di Fiji. Yearly Meeting On Special Committe On Peace Keeping di New York, Ketua Tim Bantuan Hukum di Sudan, United Nations Police Commanders Course, di Brindisi, Itali.
Interpol Conference on People Smuggling di Johanesburg, Afrika Selatan, Studi Banding Penanggulangan Huruhara dan Anti Teror di Taiwan serta United Nations Senior Mission Leader Course di Bogor-Indonesia.
Terkait dengan penunjukan Kapolri sebagai Kadiv hubinter Polri, Johni Asadoma mengaku senang dengan tanggungjawab ini. Dia juga bertekad akan melaksanakan tugas dengan baik.
“Saya akan berusaha semampu saya memberi yang terbaik bagi masyarakat, institusi Polri dan bangsa Indonesia, dengan tetap mengandalkan Tuhan dalam tiap langkah hidup saya,” ujarnya.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Mengenal Sosok Kadiv Hubinter Polri, Brigjen Johni Asadoma: Dari Bintang Ring Tinju Menjadi Bintang Polisi
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur