Senin, 02 Maret 2026

Sudah Tiga Bulan Dikubur, Jasad Korban Penganiayaan Diotopsi

Imanuel Lodja - Rabu, 12 Februari 2020 09:09 WIB
Sudah Tiga Bulan Dikubur, Jasad Korban Penganiayaan Diotopsi

digtara.com | KUPANG – Aparat kepolisian Polres Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan otopsi jenasah Thomas Sesfao, Rabu (12/2/2020) di Nepo, Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Proses otopsi dilakukan Kombes Pol dr Sumy Hastry Purwanti, dr. DFM, S.Pf (Ahli Forensik Polri), Ipda Kris Meo dan Aiptu Pius dari Biddokes Polda NTT.

Juga didampingi Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH MH, Kaur Identifikasi, Bripka Yanri Tlonaen dan Unit Identifikasi serta Kanit Pidum sat Reskrim Polres TTS, Aipda Dominikus Lawek dan anggota Pidum Sat Reskrim Polres TTS,

Proses otopsi disaksikan juga oleh keluarga korban bersama Penasehat Hukum, Simon Sesfao SH dan juga pemerintah Desa (Kepala Desa Tetaf, Simon Talan). Otopsi berlangsung dua ham dan setelah dilakukan otopsi, jenasah dimakam kembali ke lubang kubur dan ditutup dengan doa oleh pengurus gereja Katholik setempat.

“Penyidik masih menunggu hasil otopsi dari ahli forensik,” ujar Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH MH pasca otopsi, Rabu (12/2/2020).

Thomas Seafao (27), warga RT 13/RW 03 Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS merupakan korban penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang sesuai laporan Polisi Nomor : LP/310/XI/2019/ Res TTS, tanggal 20 Nopember 2019.

Penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang terjadi di depan Gereja Katholik Nepo Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS yang dilakukan tersangka Matheos Lenama.

Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi antara lain Simon Tse, Fransina Tse, Naldo Elny Maubanu, Johanis Nabuasa dan Adriana Lenamah.

Polisi juga mengamankan barang bukti satu buah batu seukuran kepalan tangan orang dewasa,
Penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (16/11/2019) malam sekira pukul 21.00 Wita.

Awalnya Fransina Tse bersama dengan Korban Thomas Sesfao berjalan menuju rumah Simon Tse.
Sesampai di depan Gereja Katholik Nepo Desa Tetaf pada waktu itu mereka melihat tersangka Matheos Lenama yang turun dari sepeda motor yang dikendarai tukang ojek, Naldo Elny Maubanu.

Pada waktu itu tersangka Matheos Lenama membuat keributan dengan cara berteriak-teriak karena adiknya, Adriana Lenamah telah dianiaya oleh suaminya, Mathias Tse.

Karena diancam dengan menggunakan parang oleh tersangka Matheos Lenama maka Mathias Tse melarikan diri dari tempat tersebut. Melihat hal tersebut, korban Thomas Sesfao menegur tersangka Matheos Lenama agar jangan membuat keributan karena berada di kampung orang.

Selanjutnya dalam keadaan emosi tersangka Matheos Lenama menyimpan kembali parangnya dan kemudian mengambil batu.

Dengan batu tersebut, tersangka melempar kearah korban dan mengenai kemaluannya dalam posisi berhadapan dengan jarak lima meter yang mengakibatkan korban jatuh ke tanah karena kesakitan.

Melihat hal itu, tersangka Matheos Lenama meninggalkan tempat tersebut dengan sepeda motor yang dibonceng oleh Naldo Elny Maubanu.

Fransina Tse kemudian membawa Korban pulang ke rumahnya untuk beristirahat dan Fransina Tse menyampaikan kejadian tersebut kepada Simon Tse.

Minggu (17/11/2019) sore, saat Fransina Tse dan Simon Tse memberikan bubur kepada korban untuk dimakan, Korban muntah-muntah sehingga korban hendak dibawa ke rumah sakit untuk berobat. Namun pada Senin (18/11/2019) petang sekira pukul 16.00 Wita, korban Thomas Sesfao meninggal dunia.

Kemudian pada Rabu (20/11/2019), sekira pukul 22.30 Wita, Simon Tse melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS dan Kamis (21/11/2019) sekira pukul 10.00 Wita, jenasah korban telah dimakamkan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Direktorat Polairud Polda NTT Berbagi Menu Buka Puasa dengan Nelayan dan Warga Pesisir

Direktorat Polairud Polda NTT Berbagi Menu Buka Puasa dengan Nelayan dan Warga Pesisir

Polda NTT Bagi-Bagi Takjil untuk Masyarakat Kupang

Polda NTT Bagi-Bagi Takjil untuk Masyarakat Kupang

Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT

Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT

Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan

Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan

Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi

Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi

Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas

Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas

Komentar
Berita Terbaru