Selasa, 28 April 2026

Polisi Yakin Mampu Ungkap Kasus Novel Baswedan

- Rabu, 11 Desember 2019 05:48 WIB
Polisi Yakin Mampu Ungkap Kasus Novel Baswedan

digtara.com | JAKARTA – Pihak Polri mengklaim pihaknya terus bekerja maksimal dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Demikian dikatakan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen M Iqbal.

Baca Juga:

Menurutnya, Polri telah melakukan pendalaman untuk membongkar kasus tersebut. Ia meyakini kasus itu akan terungkap dan tinggal menunggu waktu.

“Saya sudah beberapa kali ngomong tim bekerja maksimal. Ini hanyalah waktu. Insya Allah secepatnya,” kata Iqbal di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (11/12/2019).

Iqbal mengaku segala upaya dilakukan demi memperjelas siapa yang menjadi dalang dalam penyiraman itu. Untuk itu, dirinya meminta publik bersabar agar semuanya bisa terungkap.

“Ini ada upaya-upaya tertutup, ada upaya menyelesaikan penyelidikan terkait dengan itu. Insya Allah kita segera mengungkap kasus itu,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapat laporan dari Kapolri Jenderal Idham Azis bahwa ada temuan baru dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Jokowi meminta temuan tersebut segera diungkapkan ke publik.

Hal itu disampaikan Jokowi usai memangil Idham Azis ke Istana pada Senin, 9 Desember 2019. Keduanya melakukan pertemuan tertutup selama 20 menit.

“Sore kemarin sudah saya undang Kapolri, saya tanyakan langsung ke Kapolri. Saya juga ingin mendapat sebuah ketegasan ada progress atau tidak. Dijawab ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan,” kata Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat.

Jokowi menolak keinginan Polri yang hendak mengungkap kasus teror kepada penyidik senior lembaga antirasuah itu dalam sebulan. Kepala Negara ingin Polri segera menangkap para pelaku.

“Oleh sebab itu saya enggak ngasih waktu lagi. Saya bilang secepatnya, segera diumumkan siapa,” tuturnya.

Sebelumnya Iqbal juga mengatakan bahwa tim teknis kasus Novel telah memeriksa 73 saksi, 114 toko kimia, hingga uji laboratorium forensik 38 titik CCTV.

“Sejak terjadinya peristiwa kita melakukan upaya-upaya itu. Teman-teman paham sudah 73 saksi yang kita periksa, 114 toko kimia kita periksa, 38 titik CCTV. Bahkan CCTV itu kita periksa secara laboratorium forensik kepolisian scientific di Mabes Polri maupun di AFP di Australia,” kata Iqbal.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore

Bareskrim Polri Apresiasi Direktorat Reskrimsus Polda NTT Ungkap Kasus Phishing Tools Ilegal W3llstore

Polisi di Manggarai Timur Ditemukan Meninggal Bunuh Diri

Polisi di Manggarai Timur Ditemukan Meninggal Bunuh Diri

Dua Anggota Polres Ende Di-PTDH

Dua Anggota Polres Ende Di-PTDH

Anggota Polres TTS Dipecat

Anggota Polres TTS Dipecat

Satu Tahun Tinggalkan Tugas, Anggota Polres Nagekeo Terancam Dipecat

Satu Tahun Tinggalkan Tugas, Anggota Polres Nagekeo Terancam Dipecat

Komentar
Berita Terbaru