Wali Kota Dicokok KPK, Akhyar Nasution Bicara Soal Proposal Dana
digtara.com | MEDAN – Entah ada kaitannya atau tidak, namun Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, menyinggung soal proposal bantuan dana kepada pejabat daerah saat dicecar pertanyaan terkait penangkapan Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin, dalam operasi tangkap tangan yang digelar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Selasa malam kemarin.
Baca Juga:
Awalnya Akhyar mengatakan bahwa seluruh tugas pelayanan masyarakat oleh Pemkot Medan berjalan normal meski untuk sementara tanpa Wali Kota. Dia juga mengimbau aparatur Pemkot Medan untuk bekerja seperti biasa dan menghindari masalah-masalah hukum.
Namun kemudian entah apa kaitannya dengan OTT KPK terhadap Eldin, arah pembicaraan dia malah mengenai proposal bantuan dana masyarakat kepada pejabat pemkot.
“Kepada masyarakat tolong juga pejabat-pejabat ini jangan dibebani dengan permohonan bantuan-bantuan dana. Proposal-proposal tolong lah kurangi,” tuturnya.
Tekanan suara Akhyar mulai meninggi saat awak media bertanya lebih lanjut mengenai pernyataannya itu. Dengan nada agak ketus dia mengatakan selama masyarakat beranggapan kalau mau minta sumbangan itu kepada pejabat. Hal itu membuat beban bagi pejabat.
“Ayo kita jaga pejabat ini. Penyelenggara negara jangan dibebani dengan hal-hal yang begitu,” ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, selama ini pengajuan bantuan dana tersebut banyak yang tidak sesuai prosedur. “Kamu macam enggak pernah hidup aja di sini,” ucapnya.
[AS]
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025
Mahasiswa BEM SI Gelar Demo Tuntut Pencopotan Sekda Medan Terkait Dugaan KKN
Hadiri Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM, Rico Waas akan Lanjutkan Program UHC-JKMB
Berlayar Bersama PDIP dan PKB, Prof Ridha: Kekuatan Baru Wajah Perubahan Kota Medan