Senin, 02 Maret 2026

Ternyata Kasus Pencabulan di Kupang Sangat Tinggi

Imanuel Lodja - Senin, 24 Juni 2019 03:57 WIB
Ternyata Kasus Pencabulan di Kupang Sangat Tinggi

Digtara.com | KUPANG – Kasus pencabulan termasuk korban anak dibawah umur cukup tinggi terjadi di Kota Kupang bahkan Kota Kupang dikategorikan darurat kasus pencabulan.
Dalam kurun waktu lima bulan atau Januari hingga Mei 2019, Polres Kupang Kota sendiri menangani 34 kasus pencabulan.

Baca Juga:

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Moynafie, SH MHum membenarkan hal tersebut, Senin (24/6) di Mapolres Kupang Kota.

“Tingkat kasus asusila di Kota kupang selama bulan Januari sampai bulan Mei 2019 meningkat dratis,” ujarnya.

Selama bulan Januari sampai akhir bulan Mei 2019 pihak Polres Kupang Kota sudah menerima sekira 34 kasus pencabulan anak dibawah umur.

“Ini sangat memprihantikan, karena kita belum masuk satu semester atau enam bulan dalam tahun 2019 tapi kasus nya melonjak dibandingkan tahun sebelumnya,” tambahnya.

Iptu Bobby mengatakan, dari jumlah itu, kasus pencabulan paling banyak terjadi pada kalangan pelajar atau anak dibawah umur, baik pelaku maupun korban pencabulan.

Untuk tahun 2018, selama 12 bulan tingkat kasus pencabulan terdapat 81 kasus.
Data kasus pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur ini dihimpun dari Polres Kupang kota dan seluruh Polsek yang berada d polres Kupang kota.

Ini belum termasuk laporan kasus pencabulan yang terjadi di Kota Kupang dan dilaporkan serta ditangani Polda NTT.

Dirincikan bahwa dalam setiap empat hari terjadi satu kasus pencabulan di Kota Kupang, sehingga hal ini sangat memprihantikan karena kebanyakan pelaku dan korban adalah anak yang kasih dibawah umur.

“Kasus pencabulan yang meningkat di Kota Kupang ini menandakan ada sesuatu yang salah. Rata Rata kasus pencabulan terjadi akibat pengunaan media sosial, ujar mantan kasat Reskrim Polres Sikka ini.

Hal ini karena anak-anak yang mengunakan media Sosial selalu mengakses konten pornografi, sehingga dapat mempengaruhi perilaku mereka.

Dalam penanganan kasus ini pihak kepolisian menjadikan kasus tersebut sebagai atensi khusus dan polisi sudah konsisten menyelesaikan setiap laporan yang diterima hingga ke kejaksaan.

Disisi lain proses hukum tidak bisa ditempatkan sebagai langkah akhir dalam penangangan kasus tersebut.

Untuk itu ia mengimbau para orangtua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya saat berada di rumah dan mengetahui aktivitasnya baik di lingkungan maupun penggunaan Medsos.

“Untuk orangtua luangkan waktu dan memberikan perhatian pada anak-anaknya. Kita luangkan waktu maka anak-anaknya akan dekat dan tidak menghabiskan waktunya dengan teman dan handphonenya,” pesannya.

Pihak kepolisian pun tidak hanya berpangku tangan, tetapi telah melakukan pendekatan dengan para tokoh agama untuk bersama-sama membicarakan dan mencegah kasus ini.

Belum lama ini, pihak kepolisian telah melakukan pertemuan dengan Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Timor (GMIT), Pdt Dr Mery Kolimon dan tokoh agama lainnya.

Pihaknya akan melakukan pendekatan dan pertemuan dengan beberapa tokoh lintas agama di Kota Kupang, untuk secara kelembagaan bersama Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Sat Reskrim Polres Kupang Kota secara berkala dan berkelanjutan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Para Bhabinkamtibmas yang berada di setiap kelurahan di Kota Kupang juga diarahkan untuk memberikan sosialisasi saat bertemu dengan masyarakat dan melakukan sosialisasi dan himbuan ke pada orang tua dan anak.

Hampir semua kasus ditangani dengan baik. Sebagiannya sudah diserahkan ke Kejari, sebagian berkasnya P21, dan sebagiannya masih memunggu petunjuk JPU.[win]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru