Sembilan Penyalur Pekerja Migran Ilegal Ditangkap Ditpolairud Polda Sumut
digtara.com – Polda Sumut melalui Ditpolairud mengamankan 9 pelaku penyalur pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan memberangkatkan 86 orang ke malaysia lewat jalur laut.
Baca Juga:
Hal itu diungkapkan Dirpolairud Polda Sumut Kombes Toni Ariadi Effendi dan Kabid Humas Polda Sumut dalam pers rilis, Jumat (04/02/2022) sore.
Adapun identitas 9 pelaku yang berhasil diamankan berinisial HN (33) AP (34) S (38) IH (31) Z (38) MF (23) JM (40) H (44) dan LI (35).
Sementara 86 pekerja migran ilegal yang hendak diberangkatkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Itu dari beberapa daerah, dari NTB, Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, Palembang, Jambi, Bengkulu maupun dari Sumatera Utara,” ucap Kombes Toni kepada wartawan.
Dan rencananya para pekerja migran ilegal akan diberangkatkan melalui wilayah Kabupaten Asahan.
Toni menambahkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan BP2MI agar semuanya dikembalikan ke daerahnya masing-masing.
“86 orang yang memiliki paspor hanya 23, sisanya tidak memiliki paspor,” ucapnya.
Untuk kesembilan pelaku terdiri dari nahkoda, ABK dan orang yang membantu keberangkatan.
“Dan ada 5 orang yang kami DPO kan, yang merupakan pengurus, yang mencari maupun yang mensponsori keberangkatan,” pungkasnya.
Dirpolairud mengatakan ke sembilan pelaku penyalur PMI Ilegal dikenakan pasal 81 Jo Pasal 69 Subs Pasal 83 Yo Pasal 68 UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Perlindungan Migran Indonesia Jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana.
“Dengan hukuman maksimal sepuluh tahun dan denda sebesar Rp15 Miliar,” tutup Kombes Toni.
ditpolairud Polda Sumut
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi di Perairan Asahan
Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas
Judi Merajalela di Binjai, FPMSU Desak Kapolda Sumut Copot Kasat Reskrim Polres Binjai
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor Polri