Sabtu, 28 Februari 2026

Order Siomay sampai Rp 4,2 Juta Tak Kunjung Dibayar, Pembeli Dilaporkan ke Polisi

Arie - Minggu, 09 Januari 2022 12:43 WIB
Order Siomay sampai Rp 4,2 Juta Tak Kunjung Dibayar, Pembeli Dilaporkan ke Polisi

digtara.com – Polisi menerima laporan dugaan penipuan dari seorang pedagang siomay berinisial E yang merasa ditipu pembeli. Order Siomay

Baca Juga:

Berdasarkan informasi, kasus dugaan penipuan itu bermula dari korban E bersepakat dengan pembeli berinisial M yang hendak membeli siomay.

Pembelian dilakukan beberapa kali dengan nilai pesanan yang berbeda. Korban mengaku telah mengirimkan siomay sesuai pesanan terlapor.

Namun hingga saat ini uang pembelian siomay seharga Rp 4,2 juta tidak kunjung dibayar terlapor.

Baca: Pembeli Sepi, Pedagang Buku Bekas di Medan Gunakan Aplikasi Online

Melansir Suara.com–jaringan digtara.com, kasus dugaan penipuan tersebut akhirnya viral di media sosial.

Pedagang siomay E kemudian memutuskan melapor polisi karena tagihan pembelian siomay tak kunjung dibayar terlapor.

Laporan korban itu teregister dengan nomor LP/B/1092/XII/2021/SPKT/Polsek Metro Penjaringan/Polres Metro Jakarta Utara/Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Fajar membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban.

Korban melaporkan terlapor dengan sangkaan Pasal 378 KUHP atas dugaan tindak penipuan.

Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum menyimpulkan adanya tindak penipuan yang terjadi dalam kasus tersebut.

“Jadi biasa, ada orang dikirimi siomai, habis itu ada bonnya, tapi nggak dibayar. Itu pengakuan dari pelapor ya. Cuma dari terlapor ini masih harus kita klarifikasi dulu, takutnya nggak seperti itu. Saya nggak berani bilang juga ada penipuan atau terlapornya pesan siomai nggak bayar. Kan harus dua sisi kita lihat,” ujar Fajar saat dihubungi, Jumat (7/1/2022).

Ia menyebut bahwa saat membuat laporan, korban mengaku menerima telepon dari terlapor yang meminta pemesanan siomai miliknya.

Tapi hingga kini hal itu perlu dibuktikan mengingat belum adanya bukti yang menguatkan pengakuan korban.

“Iya, kalau dari pelapor dia merasa udah ngirim. Pesanannya itu ada yang lewat telepon, ada yang lewat chatting. Itu yang mau kita pastikan,” terang dia.

Fajar mengatakan Polsek Metro Penjaringan masih menyelidiki laporan tersebut. Terlapor pun dalam waktu dekat akan dimintai klarifikasi.

“Makanya mau kita klarifikasi dulu si terlapornya. Kan nggak jelas itu terlapornya. Sekarang intinya masih tahap klarifikasi. Pelapor sudah kita periksa. Nanti terlapor mau kita klarifikasi kira-kira gimana sih cerita sebenarnya,” tegasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Order Siomay sampai Rp 4,2 Juta Tak Kunjung Dibayar, Pembeli Dilaporkan ke Polisi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru