Polrestabes Medan Tidak Menahan Korban Begal yang Jadi Tersangka

Jumat, 31 Desember 2021 12:50
Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko

digtara.com – Dedi Irwanto (21) yang diduga korban begal yang ditetapkan sebagai tersangka karena membunuh satu dari empat kawanan begal, tidak ditahan. Dedi hanya dikenakan ajib lapor.

“Tersangka tidak kita tahan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko kepada digtara.com, Jumat (31/12/2021).

Tersangka, jelas Kombes Riko, sangat koperatif saat pemeriksaan oleh pihak kepolisian. (mag-04)

“Wajib lapor karena koperatif,” jawabnya singkat.

Sebelumnya, diberitakan, Dedi Irwanto (21) warga Jalan Simpang Umar, Dusun 6, Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu, dibegal 4 orang tak dikenal (OTK) mengakibatkan handphone miliknya merek Iphone XR raib. Sabtu (25/12/2021)

Namun Dedi kemudian melawan kawanan begal dan membunuh satu di antaranya.

Ceritanya, Dedi baru saja pulang dari rumah temannya yang berada di Karya Cilincing, kemudian sebelum sampai rumah Dedi ditelpon pacarnya dan berhenti di Jalan Pasar 9, Sei Beras Sekata.

Ketika mengangkat telpon, dirinya langsung dipepet 4 orang tak dikenal (OTK).

Kemudian keempat pria yang menggunakan 2 sepeda motor matic langsung merampas HP miliknya.

Selanjutnya, dua dari empat pria itu hendak mengambil paksa sepeda motor Yamaha Nmax miliknya.

Dedi dengan cepat ia mencabut kunci dan membuang ke bawah agar pelaku tidak bisa membawanya.

Setelah itu keempat pelaku juga memukuli Dedi menggunakan bambu sepanjang 1 meter ke kepalanya, hingga helm terlepas.

Saat mereka hendak melarikan diri, dengan respon yang sigap, Dedi memeluk salah satu pelaku.

“Pelaku mau naik sepeda motor kemudian saya peluk, pada saat meluk saya masih dipukuli sama temannya, terus kami terjatuh,” ungkapnya

Setelah terjatuh Dedi melihat pisau miliknya yang memang ia bawa untuk jaga diri karena disana sering terjadi pembegalan. Tanpa pikir panjang Dedi menusuk pelaku dengan pisau lipat sebanyak 3 kali.

“Ditempat kejadian itu saya sempat minta tolong hingga berapa kali, tapi tidak ada warga yang dengar,” jelas Dedi

Merasa panik, ketiga pelaku melarikan diri karena takut. Kemudian Dedi mencari kunci yang sempat terjatuh dan pulang ke rumah untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Setelah kejadian itu, ia menyerahkan diri ke polisi.

Laporan: Mhd Ilham Pradilla
Teks foto: ( Mhd Ilham Pradilla)

 

Berita Terkait