Heboh ! Bangkai Babi Terkapar di Jalan Kapten Sumarsono
digtara.com | MEDAN – Lagi..lagi, Teror bangkai babi masih mewarnai kota Medan di mana aksi pembuangan bangkai babi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab masih terjadi. Kali ini, seekor bangkai babi ditemukan warga di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal.
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Kepala Dusun II Desa Helvetia, Agus Sutikno mengatakan, penemuan bangkai babi tersebut langsung dilaporkan oleh warga kepada pihak kecamatan.
“Tadi siang ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB. Belum tahu siapa yang membuangnya,” kata Agus, Senin (25/11).
Agus menuturkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi aksi pembuangan. Antisipasi yang dilakukan pihaknya berupa patroli di wilayah dusun mereka.
“Kita patroli pada malam hari. Aman malam, tapi nyatanya dibuang siang hari,” tuturnya.
Agus mengimbau dan menegaskan kepada pemilik hewan ternak agar tidak lagi membuang bangkai babi sembarangan.
“Janganlah membuang babi sembarangan. Mohon kerja sama,” imbaunya.
Untuk diketahui, pelaku pembuang bangkai babi dapat dijerat pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
“Karena aksi itu dapat mencemari dan merusak lingkungan,” tegas Agus.
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan