Bentrokan Berdarah di Kupang 1 Tewas
Digtara.com | KUPANG – Satu orang warga tewas ditusuk senjata tajam dalam peristiwa bentrokan berdarah di Perumahan Seratus Desa Manusak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga:
Peristiwa terjadi pukul 02.30 wita, dimana korban diketahui bernama Ramos Horta Soares (19), pelajar ya g tinggal di RT 22 RW 09, Desa Manusak, Kupang Timur. Dimana saat itu korban mendatangi tempat pesta, namun tak berselang lama diajak duduk oleh orang tak dikenal dan terjadilah keributan, Kamis (6/6/2019).
“Tiba tiba terjadi keributan didalam tenda pesta dan korban sudah bersimbah darah kena tusukan benda tajam,” kata Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan berdasarkan keterangan saksi.
Ia menjelaskan diduga keributan yang berujung pada bentrokan melibatkan dua kelompok perguruan bela diri yakni Kera Sakti dengan PSHT. Korban sendiri berasal dari kelompok PSHT.
Dari keterangan sejumlah saksi, diduga pelaku berinisial M alias Bojang yang beradal dari Kera Sakti. “Pelaku berinisial M masih dilakukan pencarian dan pengejaran oleh petugas. Mayat korban sendiri masih berada di rumah sakit Naibahot,” papar Indera Gunawan.
Akibat tewasnya korban, kelompok yang diduga dari keluarga korban melakukan aksi balas dendam dengan melakukan penyerangan dengan merusak rumah Gaspar Dos Sansos (65) di RT 039/RW 16 Kelurahan Naibonat. Selain itu, massa juga membakar 1 unit sepeda motor.
“Namun kini kondisinya sudah kondusif, sejumlah polisi dari polres Kupang dan Brimob sudah berjaga di lokasi,” ujar Kapolres. (Nuel/Put)
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan