Sabtu, 14 September 2024

Jual Ternak Babi Online, Warga Kupang Ini Malah Rugi Belasan Juta Rupiah

Imanuel Lodja - Kamis, 27 Juli 2023 03:20 WIB
Jual Ternak Babi Online, Warga Kupang Ini Malah Rugi Belasan Juta Rupiah

digtara.com – Nasib sial dialami Yosril Leomnanu (48), warga Desa Fatukanutu, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT.

Baca Juga:

Ia harus mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah gara-gara menjual ternak babi secara online di media sosial.

Yosril pun langsung membuat laporan polisi di Polsek Kupang Timur terkait kasus penipuan melalui media sosial ini.

Laporan kasus penipuan ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/17/VII /2021/Sek Kupang Timur.

Baca: Satu Orang Meninggal dan 51 Lainnya Dirawat Pasca Konsumsi Daging Babi

Kasus penipuan ini dialami korban pada Jumat (21/7/2023) lalu.

Namun pelaku masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan kalau korban meminta bantuan Naomi Tafuli yang juga warga Desa Fatukanutu, untuk menjual dua ekor babi miliknya dengan cara memposting melalui media sosial.

Naomi pun memposting melalui facebook Grub Oesao, Naibonat Pung Babel.

Korban ingin menjual dua ekor babi miliknya.

Jumat (21/7/2023), sekitar pukul 15.00 Wita, postingan Naomi Tafuli di media sosial facebook tersebut direspon oleh pembeli (terlapor).

Saat itu terjadi tawar menawar harga jual babi melalui telepon.

Akhirnya disepakati antara Naomi Tafuli dan terlapor soal penjualan dua ekor babi seharga Rp 12.000.000.

Sekitar pukul 17.00 Wita, datang lah sopir bersama 2 orang kondektur menggunakan 1 unit mobil pick up ke rumah korban.

Mereka ingin mengangkut dua ekor babi yang sudah dijual lewat kesepakatan antara Naomi Tafuli dan terlapor.

Terlapor menghubungi Naomi Tafuli bahwa uang pembelian babi sebesar Rp. 12.000.000 telah dikirim ke rekening atas nama Seprianus Tafuli.

Hal ini dibuktikan terlapor dengan mengirimkan bukti transfer melalui pesan whatrsapp yang dikirim oleh terlapor kepada Naomi.

Selanjutnya pada Senin (24/7/2023) sekitar pukul 09.00 Wita, pelapor yang juga korban bersama Naomi dan Seprianus datang ke Bank BRI Unit Oesao.

Mereka hendak menarik/mengambil uang pembelian babi milik korban tersebut.

Korban pun kaget dan baru diketahui kalau uang pembelian babi tersebut tidak ada/belum ada transaksi keuangan yang masuk ke rekening Seprianus.

Hal ini dibuktikan dengan print transaksi rekening koran Bank BRI Unit Oesao.

Pelapor merasa ditipu oleh terlapor dan mengalami kerugian sebesar Rp 12.000.000.

“atas kejadian tersebut, pelapor/korban datang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kupang Timur,” ujar Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wiratama, SIK saat dikonfirmasi pada Kamis (27/7/2023).

Pasca menerima laporan kasus ini, penyidik Polsek Kupang Timur memeriksa saksi-saksi.

Hingga saat ini aparat kepolisian masih berusaha mengungkap kasus ini dan mencari pelakunya.

“Kasus jual beli babi secara online sering terjadi di NTT, khususnya di kota dan Kabupaten Kupang. Korban penipuan sering mengalami kerugian dalam jumlah besar,” tandas Kapolres Kupang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami diĀ Google News

Jual Ternak Babi Online, Warga Kupang Ini Malah Rugi Belasan Juta Rupiah

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru