Dua Tersangka Makar Dapat Penangguhan Dari Polda Sumut
Digtara | MEDAN – Dua tersangka kasus dugaan makar mendapat penangguhan penahanan dari Polda Sumatera Utara setelah adanya jaminan dari pihak keluarga. Kedua tersangka yakni Zulkarnain, warga Jalan Mulia II gang Imam, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat dan Rafdinal, warga Jermal 10 Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Jumat (31/5/2019).
Baca Juga:
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan kedua tersangka yang ditangkap dalam kasus dugaan makar yang dikenakan pasal 107 jo pasal 110 jo pasal 87 KUHP. Namun setelah diamankan dan ditahan oleh polisi selama lima hari, pihak keluarga besar Muhammadiyah dan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengajukan penangguhan penahanan dengan alasan keduanya merupakan tulang punggung keluarga.
“Kita sudah berikan penangguhan karena adanya jaminan dari keluarga besar Muhammadiyah. Dan penyidik yakin keduanya tidak melakukan perbuatan yang sama,” katanya.
Tatan menjelaskan, penangguhan yang diberikan bukan berarti kasus keduanya berhenti, tapi dikarena pertimbangan kemanusiaan. Pasca ditangguhkan, keduanya akan dikenakan wajib lapor seminggu dua kali.
“Untuk memudahkan kordinasi dan pemeriksaan, keduanya dikenakan wajib lapor, dan kalau keduanya tidak menjalankan kewajibannya maka penangguhan bisa dibatalkan,” tegasnya.
Sebelumnya, kedua tersangka yang merupakan tokoh GNPF ditangkap polisi dalam dugaan kasus makar dan ditahan selama 5 hari di Mapolda Sumut. keduanya diduga ingin menggulingkan pemerintahan yang sah melalui people power. (PUT)
Imigrasi Sumut Perkuat Reformasi Birokrasi, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal, Pemprov Siapkan Program Rp50 Miliar
Pedagang Laporkan Lotte Grosir Medan Dalam Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan di Ditreskrimum Polda Sumut
Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Danau Lau Kawar Ditutup Sementara