Pekerja Konstruksi yang Terampil: Solusi untuk Membangun Infrastruktur Berkualitas di Indonesia
Baca Juga:
Dari mandor hingga tukang, pekerja di lapangan ini memegang peran kunci dalam memastikan kualitas dan keamanan setiap proyek, mulai dari gedung-gedung pencakar langit hingga rumah tapak.
Namun, saat permintaan akan pembangunan semakin meningkat, kemampuan dan keterampilan yang mereka butuhkan juga berkembang.
Tantangannya? Keterbatasan tenaga kerja yang cukup terampil untuk menjawab kebutuhan ini.
"Kita tak bisa lagi mengandalkan keterampilan yang hanya diwariskan dari generasi ke generasi. Di era teknologi ini, pekerja konstruksi perlu terus belajar dan berkembang," ujar Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk.
"Teknologi baru dalam konstruksi tidak hanya menciptakan peluang baru, tetapi juga menuntut peningkatan keterampilan, baik dalam teknik bangunan maupun pengelolaan proyek. Tanpa peningkatan kualitas SDM, risiko rendahnya kualitas konstruksi dan keselamatan proyek akan semakin besar," lanjutnya.
Nyiayu menambahkan, peluang karir di sektor konstruksi semakin terbuka, terlebih dengan berkembangnya teknologi.
Kini, pekerja konstruksi tidak hanya dituntut untuk memiliki keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan teknis dan digital.
"Generasi muda harus melihat ini sebagai kesempatan emas untuk terlibat dalam industri yang menjanjikan perkembangan karir yang pesat," ujarnya.
Rekomendasi Saham Hari Ini 31 Agustus 2026: IHSG Berpeluang Naik, AMRT hingga INDF Jadi Pilihan
16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen pada Semester I 2026
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026, Cek Level Support dan Resistance
Menaker Yassierli: PKB Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026 Diproyeksikan Bergerak di Rp17.750–Rp17.900 per Dolar AS