Rabu, 28 Januari 2026

Dilanda Banjir, Harga Pangan Naik Tajam

Arie - Jumat, 04 Desember 2020 10:36 WIB
Dilanda Banjir, Harga Pangan Naik Tajam

digtara.com – Medan dikepung banjir dengan luapan sungai yang merangsek ke rumah warga. Warga yang tertimpa musibah jelas mengalami kerugian. Harga Pangan Naik Tajam

Baca Juga:

Banjir kali ini seakan mengepung Kota Medan. Bahkan akibat banjir, layanan jalan tol dibuka untuk pengendara sepeda motor. Jelas banjir ini akan merugikan masyarakat secara ekonomi.

Selain kerugian materi, aktifitas ekonomi yang terhambat, penyakit hingga korban jiwa. Banjir secara tidak langsung juga merugikan masyarakat dari sisi kenaikan harga pangan.

“Banjir yang terjadi ini justru juga diikuti dengan bencana tanah longsor yang menghambat jalur distribusi barang masuk ke Kota Medan. Hasilnya, harga pangan mengalami kenaikan,” ujar ekonom Gunawan Benjamin, Jumat (4/12/2020) sore.

Salah satu komoditas pangan yang kerap menyumbang inflasi tinggi, dan kerap memicu inflasi, yakni cabai yang mengalami kenaikan yang tinggi.

Baca: Ratusan Rumah Kembali Terendam Banjir Susulan, Warga Mulai Diserang Penyakit

Harga cabai pada hari ini naik dalam kisaran 7.000 hingga 10.000 per Kg. Harga cabai rawit yang sehari sebelumnya bertengger di kisaran 35 ribuan per Kg, saat ini dijual di kisaran 45 ribuan per Kg.

Sementara cabai merah yang sebelumnya dijual sekitar 40 hingga 43 ribu per Kg, saat ini sudah bertengger di level 50 ribuan per kg. Komoditas lainnya seperti sayur-sayuran juga mengalami kenaikan dalam rentang 30% hingga 50%.

Baca: BPBD Medan: 7 Kecamatan Terendam Banjir Setinggi 3-5 Meter

Khusus untuk hari ini, harga minyak goreng juga mengalami kenaikan dalam rentang Rp250 hingga Rp500 per Kg nya.

Harga minyak goreng curah yang sebelumnya dihargai 13 ribu per Kg. Saat ini dijual di harga 13.500 per Kg. Tetapi kenaikan harga minyak goreng ini bukan karena bencana. Namun tren harga CPO yang memang belakangan naik di pasar global.
Sejauh ini, untuk komoditas bawang merah dan bawang putih masih stabil. Tetapi yang dikhawatirkan akan terus naik jika intensitas hujan tidak mengalami penurunan dan berlangsung lama.

Maka yang dikuatirkan selanjutnya adalah adanya kemungkinan kenaikan sejumlah komoditas lainnya. Jadi yang berpeluang naik lagi harganya bukan hanya cabai, namun komoditas pangan lain berpeluang mengikuti.

Tidak mudah menstabilkan harga jika kita berhadapan dengan cuaca atau bencana seperti ini. Namun untuk meminimalisir dampak ekonominya, pemerintah bersama masyarakat sebaiknya bergtong royong untuk membantu masyarakat yang tengah tertimpa musibah. Pemerintah juga dituntut bergerak cepat untuk mengatasi jalur distribusi yang terhambat akibat longsor.

Lakukan sidak secara rutin untuk memantau perkembangan harga. Bila perlu melakukan intervensi pasar dengan menjual sejumlah komoditas pangan dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Dinas terkait harus bertindak cepat, bila perlu memberikan kompensasi kepad pedagang besar untuk mengangkut barang kebutuhan pokok dari sumbernya ke konsumen.

Baca: Pantau Banjir, Warga: Pak Gubernur Tolong Cari Keluarga Kami yang Hilang

Beban tugas TPID semakin berat jika berhadapan dengan situasi sulit seperti yang terjadi sekarang. Lakukan aksi segera untuk menstabilkan harga, dengan mengoptimalkan sinergi diantara masing-masing instansi yang tergabung dalam TPID tersebut.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Dilanda Banjir, Harga Pangan Naik Tajam

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru