IHSG Naik Mengikuti Jejak Bursa Regional yang Berseri
transbisnis.com | JAKARTA – Pada perdagangan Kamis (23/4) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengikuti jejak bursa regional yang berseri.
Baca Juga:
Melansir RTI, pukul 09.22 WIB, indeks naik 1,17% ke level 4.618,153.
Tercatat 192 saham naik, 78 saham turun, dan 112 saham stagnan. Dengan total volume 1,05 miliar saham dan nilai transaksi capai Rp 1,23 triliun.
Semua 10 indeks sektoral menopang laju IHSG. Sektor industri dasar paling tinggi penguatannya 2,16%. Diikuti manufaktur 2,366%, dan keuangan 1,20%
Aksi investor asing turut mengangkat IHSG. Di pasar reguler, net buy asing 53,611 miliar dan Rp 66,782 miliar.
Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang sebut ada dua faktor yang menjadi sentimen positif pendorong IHSG hari ini.
Pertama, setelah indeks Dow Jones (DJIA) turun selama dua hari sebesar -1223 poin (-5,11%), akhirnya di hari ke-3 berhasil rebound sebesar +1,99% dipicu paket stimulus sebesar US$ 500 miliar.
Kedua, rebound harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sebesar +9,01% (setelah selama dua hari turun sebesar -53,54%).
Lebih lanjut, naiknya harga komoditas seperti: Gold +2,03% dan EIDO +3,10% semalam serta menguatnya Bursa Asia Kamis pagi ini menjadi tambahan sentimen positif untuk berlanjutnya penguatan IHSG.
Mengetahui IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya, di tengah secara valuasi semakin banyak saham sangat menarik untuk dibeli.
kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade.
“Maka dapat fokus atas saham dari Bank, Infrastruktur, Telko, Rumah Sakit, Farmasi, Lofam Emas dan FMCG,†katanya.
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan