Senin, 16 Maret 2026

Kurs Rupiah Spot akan Kembali Catatkan Kinerja Positif

- Senin, 13 April 2020 00:56 WIB
Kurs Rupiah Spot akan Kembali Catatkan Kinerja Positif

digtara.com – Kurs rupiah spot akan kembali catatkan kinerja positif pada sepekan ke depan di pasar spot.

Baca Juga:

Pada sepekan lalu, rupiah berhasil mencatatkan kinerja yang mentereng setelah ditutup di level Rp 15.880 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan.

Dalam sepekan, mata uang Garuda berhasil menguat 3,35% terhadap dolar AS. Kinerja positif rupiah juga terjadi di kurs tengah Bank Indonesia.

Dengan berhasil menguat 1,35% ke level Rp 16.241 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal melihat, rupiah masih memiliki kecenderungan untuk kembali menguat pada pekan depan.

Salah satunya dipengaruhi oleh hasil pertemuan OPEC dan perkembangan terbaru pandemi corona.

Faisyal menyebut jika pertemuan OPEC berjalan lancar dan sepakat memangkas jumlah produksi akan jadi katalis positif bagi rupiah.

Begitu pun penyebaran virus corona di pusat episentrum yakni AS.

“Jika jumlah kasus mulai turun maka akan jadi sentimen positif untuk penguatan rupiah,” ujar Faisyal.

Sementara Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana menuturkan masih berlanjutnya aliran dana yang masuk ke pasar dalam negeri.

Melalui pandemic bond akan jadi sentimen positif bagi rupiah.

“Di samping itu, recovery harga minyak yang diikuti komoditas juga sepertinya mulai membantu penerimaan devisa Indonesia pada minggu depan,” kata Fikri.

Faisyal memperkirakan pada pekan depan rupiah akan bergerak pada rentang Rp 15.600 per dolar AS-Rp 16.600 per dolar AS.

Sementara Fikri menghitung rupiah akan berada di kisaran Rp 14.950 per dolar AS-Rp 16.350 per dolar AS pada pekan depan.

Sementara Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana menuturkan, masuknya aliran dana ke pasar dalam negeri melalui pandemic bond turut mendorong penguatan rupiah.

“Kemungkinan pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh penyebaran virus corona secara global dan bagaimana implikasinya terhadap indeks dolar dan harga minyak global,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung hingga dua hari tersebut sudah hampir mendekati kesepakatan.

Rencananya OPEC+ akan memangkas produksi minyaknya hingga 10 juta barel per hari.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru