Minggu, 03 Mei 2026

Pasar Saham Asia Dibuka Bervariasi

- Selasa, 11 Februari 2020 03:13 WIB
Pasar Saham Asia Dibuka Bervariasi

digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Selasa (11/2/2020) Bursa Asia dibuka bervariasi di tengah bayang-bayang ancaman virus corona. Selasa (11/2) pukul 08.30 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 142 poin atau 0,60% ke 23.685,98.

Baca Juga:

Hang Seng naik 226,73 poin atau 0,83% ke 27.466,14, Taiex naik 61,24 poin atau 0,53% ke 11.636,09, Kospi naik 21,70 poin atau 0,99% ke 2.223,45, ASX 200 naik 51,77 poin atau 0,74% ke 7.064,30, Straits Times naik 18,37 poin atau 0,58% ke 3.182,11 dan FTSE Malaysia naik 4,02 poin atau 0,26% ke 1.546,82.

Bursa Asia tampak berhati-ati karena investor menilai seberapa cepat pabrik-pabrik di China dapat kembali beroperasi di tengah ancaman virus corona yang memakan banyak korban.

Data penyebaran virus corona dari John Hopkins University (JSE) mencatat, jumlah korban meninggal akibat virus corona hingga Selasa (11/2) pagi menembus 1.013 orang, dengan 42.763 kasus terkonfirmasi.

Di China, pabrik-pabrik perlahan mulai membuka operasinya setelah libur tahun baru Imlek yang diperpanjang beberapa pekan yang membuat JPMorgan kembali menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal ini.

“Wabah virus corona benar-benar mengubah dinamika ekonomi China,” kata JPMorgan dalam sebuah catatan.

“Virus corona adalah shock permintaan sementara yang tidak terduga, dan itu juga menjadi shock pasokan penting karena penutupan pabrik yang berkepanjangan. Besarnya shock pasokan tergantung pada kecepatan pemulihan produksi.”

Mereka berasumsi penularan virus ini akan memuncak pada Maret dan pabrik-pabrik perlahan mulai membuka kembali operasinya pada bulan ini, meski situasinya tetap tidak pasti.

Dalam hal ini, pertumbuhan akan melorot tajam ke sekitar 1% di kuartal I, sebelum rebound ke 9,3% di kuartal II.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

Komentar
Berita Terbaru