Minggu, 03 Mei 2026

HSG Masih Minim Katalis

- Jumat, 07 Februari 2020 01:47 WIB
HSG Masih Minim Katalis

digtara.com | JAKARTA – Investor asing pun melakukan aksi beli bersih hingga mencatatkan net buy sebesar Rp 352,45 miliar di pasar regular.

Baca Juga:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,14% ke level 5.987,14 pada perdagangan Kamis (6/2).

Menurut Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, sektor agrikultur dan sektor aneka industri menopang pergerakan IHSG pada Kamis (6/2). Indeks saham sektor agrikultur menguat 1,9% dan indeks saham sektor aneka industri menguat 1,2%.

Dia menilai IHSG masih minim katalis. “Kami perkirakan untuk katalis positif IHSG saat ini belum muncul karena kemarin sudah rilis data inflasi dan PDB yang stabil,” terangnya.

Di sisi lain, analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, secara teknikal IHSG sudah memberikan sinyal potensi untuk terjadi technical rebound sejak 3 Febuari lalu.

“Kamis, IHSG bergerak mixed karena pada awal perdagangan dibuka gap-up, jadi secara teknikal wajar apabila IHSG hari ini berusaha menutup gap-nya,” ujar Hendriko.

Untuk Jumat (7/2), Hendriko menebak, IHSG berpotensi menguat dan kembali menguji di level 6.000 dengan rentang support-resistance di level 5.940 – 6.000. Salah satu katalis positifnya adalah pengumuman cadangan devisa Indonesia.

Senada, Herditya menilai, rilis data cadangan devisa bakal berpengaruh pada pergerakan IHSG. Sebab, pasar akan bergerak sesuai dengan hasil pengumuman cadangan devisa.

Dia memprediksi IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support di level 5.960 dan resistance di level 6.010 pada Jumat (7/2).

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya sepakat rilis data cadangan devisa bakal mendorong IHSG bergerak ke zona hijau. “Cadangan devisa, diperkirakan akan berada dalam kondisi stabil sehingga dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG,” kata William.

Ia memperkirakan IHSG akan menguat di kisaran 5.889 – 6.123 pada perdagangan Jumat

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru