Bursa Asia Masih Bertengger di Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Rabu (5/2) pukul 8.27 WIB bursa saham Asia melanjutkan penguatan yang terjadi sejak kemarin. Indeks Nikkei 225 menguat 0,92% ke 23.296. Hang Seng menanjak 0,72% ke 26.869.
Baca Juga:
Indeks Kospi naik 0,32% ke 2.164. Straits Times menguat 0,14% ke 3.161. Sementara indeks Taiex naik tipis 0,03% ke 11.559. FTSE Bursa Malaysia melemah 0,23% ke 1.523.
Investor melihat upaya China menebar stimulus akan menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi yang tertekan penyebaran virus corona. Tapi masih ada kekhawatiran tentang jangka waktu penanganan virus corona ini secara global.
China dan berbagai negara lainnya menerapkan larangan bepergian untuk membatasi penyebaran virus corona yang berpusat di Wuhan, China tengah. Banyak investor melihat dampak virus corona terhadap perlambatan ekonomi akan terbatas.
Tapi, hingga kini pejabat kesehatan publik masih belum menemukan cara untuk menahan penyebaran virus.
Michael McCarthy, chief market strategist CMC Markets mengatakan, pasar saham Asia hari ini akan menguat. Tapi, belum tentu kenaikan ini berlanjut sebagai tren jangka menengah.
“Investor minyak masih pesimistis terhadap permintaan. Tapi investor saham, terutama di luar negeri melihat dampak virus corona akan terbatas,” kata McCarthy kepada Reuters.
Menurut sumber Reuters, People’s Bank of China kemungkinan akan menurunkan suku bunga kredit acuan dan menurunkan rasio pencadangan perbankan pada 20 Februari.
Bank sentral telah mengucurkan triliunan yuan ke pasar finansial untuk menahan efek virus corona.
Hingga saat ini, virus corona telah menewaskan hampir 500 orang di seluruh dunia, yang sebagian besar berada di China.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis